Polisi Tidak Sigap Penyebab Insiden Lumajang Terjadi

Kamis, 01 Oktober 2015, 12:42 WIB
Laporan: Ruslan Tambak

arsul sani/net

Komisi III DPR RI meminta Polri untuk sigap menindaklanjuti laporan yang dilayangkan masyarakat agar peristiwa pembunuhan aktivis lingkungan hidup tidak terjadi kembali.

"Kami ingin Polri punya deteksi dini, kalau sudah dibuat petanya terjadi hal-hal seperti di Lumajang, maka Polri harus sigap," kata anggota Komisi III, Arsul Sani di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 1/10).

Politikus PPP itu mengatakan bahwa sebelum peristiwa pembunuhan terjadi di Lumajang, korban sudah melaporkan adanya ancaman pembunuhan kepada kepolisian.

"Kan di Lumajang sudah ada laporan, tapi ditanggapi biasa saja. Padahal kita tahu kalau tambang potensi konfliknya jelas," papar Asrul.

Disinggung kenapa Polri tidak sigap, Arsul menduga Polri tidak memiliki peta potensi konflik yang terjadi di berbagai daerah.

"Kenapa kurang sigap, karena belum dibuat peta potensi konfliknya," tukasnya.

Sebelumnya, dua aktivis tani di Lumajang, Jawa Timur, dianiaya dengan sadis oleh sekelompok orang tidak dikenal (preman). Salim Kancil meninggal dunia setelah digergaji, sementara Tosan dirawat intensif di sebuah Rumah Sakit. [ian]

Kolom Komentar


Video

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Harta | Puisi Hari Ini

Senin, 10 Februari 2020
Video

[FULL] | Singgung Film Avengers: Endgame, Pidato Jokowi di Parlemen Australia

Senin, 10 Februari 2020
Video

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

Selasa, 11 Februari 2020