Duet JK-Anies Merugikan Prabowo

Jumat, 23 Februari 2018, 22:52 WIB | Laporan:

JK-Anies/net

Isu pencalonan Jusuf Kalla dan Anies Baswedan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang sengaja dimainkan oleh kelompok tertentu guna meraih simpati rakyat Indonesia.

Demikian disampaikan pengamat politik asal Indonesia Public Institute, Jerry Massie dalam perbincangan dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (23/2).

“Memang sudah bisa ditebak hubungan JK dan Anies bisa dikata mesra. Untuk JK sih monggo saja. Bagi saya wajar-wajar saja jika keduanya disandingkan,” jelasnya.

Walau begitu, Jerry merasa duet keduanya masih tetap akan sulit menyalip Joko Widodo. Apalagi, saat ini masyarakat sudah melek teknologi dan sudah tidak bodoh lagi.

“Bisa dikata mereka sudah pintar membaca lapangan,” terangnya.

Jika JK-Anies ditandemkan, maka prediksi Jerry akan ada 3 capres nanti sesuai Presidential Threshold 20 persen kursi DPR dan 25 persen suara nasional.

“Pasti Gerindra tetap ngotot mengusung Prabowo,” sambungnya.

Terlepas dari itu, jika JK-Anies benar-benar maju, maka Pemilu 2019 akan seru dan menarik. Tanda-tanda Anies bakal dimajukan juga sudah terlihat jelas. Mulai dari antitesa yang terus dilakukan di Jakarta agar brandingnya naik. Misalnya, dengan melabrak semua program Ahok lalu.

“Belum lagi nama dia mulai diangkat sejumlah lembaga survei. Memang 60 persen keduanya bisa ditandemkan untuk menyaingi Jokowi nanti. Dan ini kerugian ke Prabowo tentunya. Bisa jadi PKS dan Gerindra pecah kongsi,” demikian Jerry. [san]
Editor:

Kolom Komentar


loading