Hanura: Ijtima Ulama II Perintahkan Prabowo Tolak HTI

Inas Nasrullah/Net

Ada dua poin dari Ijtima Ulama II yang menarik perhatian kubu Joko Widodo. Poin itu menyangkut eksistensi mantan pengikut Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan kelompok loyalis khilafah di Indonesia.

Poin yang dimaksud adalah poin pertama yang berbunyi sanggup melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen.

Satunya lagi adalah poin ke sembilan tentang kesiapan menjaga amanat TAP MPRS 25/1966 untuk menjaga NKRI dari ancaman komunisme serta paham-paham yang bisa melemahkan bangsa dan negara lainnya.

Ketua Fraksi Hanura Inas Nasrullah Zubir menilai bahwa kedua poin tersebut menjelaskan Ijtima Ulama II meminta Prabowo untuk dengan tegas menolak dan memerangi paham khilafah atau organisasi apapun yang berpaham khilafah seperti HTI.

“Karena dianggap bisa melemahkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara yang sudah diatur oleh Pancasila dan UUD 45 serta wajib mempertahankan NKRI,” tuturnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (18/9).

Dengan kata lain, Ijtima Ulama II menegaskan bahwa kelompok khilafah dan HTI telah ditendang keluar dari kubu Prabowo.

“Kecuali jika HTI mau setia kepada NKRI, Pancasila, dan UUD 45,” tukasnya. [ian]

Kolom Komentar


Video

Nadiem Minta Maaf, Berharap Muhammadiyah, NU, dan PGRI Bergabung Program POP

Selasa, 28 Juli 2020
Video

Jokowi: Saya Tidak Tahu Sebabnya Apa, Minggu-minggu Terakhir Ini Masyarakat Khawatir Covid-19

Senin, 03 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Antisipasi Jurang Resesi, PKB Desak Jokowi Segera Normalisasi Anggaran Kementan Dan KKP
Politik

Antisipasi Jurang Resesi, PK..

07 Agustus 2020 05:57
Antisipasi Kehilangan Kepercayaan Rakyat, Jokowi Disarankan Segera Tepati Janji Politiknya
Politik

Antisipasi Kehilangan Keperc..

07 Agustus 2020 05:33
Yahya Cholil Staquf Sebut NU Ikut POP Kemendikbud, LP Ma'arif: Kami Tidak Tahu Menahu
Politik

Yahya Cholil Staquf Sebut NU..

07 Agustus 2020 02:18
Bertemu Internal Dengan Fraksi Demokrat, AHY Bahas Situasi Nasional Terkini
Politik

Bertemu Internal Dengan Frak..

07 Agustus 2020 01:09
Jokowi Terbitkan Inpres Pelanggar Protokol Kesehatan, DPR: Sanksi Harus Mendidik Dan Ada Efek Jera
Politik

Jokowi Terbitkan Inpres Pela..

07 Agustus 2020 00:22
KH Yahya Cholil Staquf Sebut NU Tetap Ikut POP Kemendikbud
Politik

KH Yahya Cholil Staquf Sebut..

06 Agustus 2020 23:54
Indef: Minus 5,32 Persen Saat Pandemik Corona Mengkonfirmasi Struktur Ekonomi Era Rezim Jokowi Rapuh
Politik

Indef: Minus 5,32 Persen Saa..

06 Agustus 2020 23:14
Ekonom Prediksi Perekonomian Nasional Akan Membaik Di Kuartal III
Politik

Ekonom Prediksi Perekonomian..

06 Agustus 2020 22:34