Minta Kapolri Tito Mundur, Amien Rais Dianggap Kurang Bijak

Kamis, 11 Oktober 2018, 17:43 WIB | Laporan: Widya Victoria

Robi Syahrir/Dok

Politisi senior Amien Rais dinilai kurang bijak dengan meminta Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mundur dari jabatannya.

"Seharusnya statement tersebut tidak perlu dikeluarkan oleh tokoh sekaliber Pak Amien Rais," tutur Ketua Umum Gelar Nusantara, Robi Syahrir di Jakarta, Kamis (11/10).

Apalagi, menurut Robi, pernyataan Amien itu menjelang diperiksa oleh Polda Metro Jaya terkait kasus hoax Ratna Sarumpaet sehingga terkesan bentuk ancaman psikis.

"Di sisi lain saya mengenal Jenderal Tito, selain sebagai Kapolri beliau juga merupakan seorang Akademisi (Guru Besar), beliau juga merupakan pribadi yang hangat dan bersahabat, kata Robi.

Robi menyarankan  agar Amien Rais membuka data-data valid tentang pelanggaran dan juga perilaku Tito yang tidak layak ke publik, jika pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) itu memiliki.

"Sebagai warga negara yang baik kalaupun Pak Amien memiliki data-data valid, yang dinilai menyimpang dan terlalu lama diendapkan, maka bisa menempuh langkah hukum. Itu adalah pilihan yang sangat bijak," ujar Robi.

Robi pun berharap, tokoh-tokoh nasional dan elit-elit politik tidak membangun polemik publik yang menyita energi dan berpotensi menimbulkan keributan wacana sosial.

"Proses hukum saja, ketimbang harus berspekulasi menggiring opini di media. Karena selain akan menimbulkan kegaduhan dan fitnah," pungkas Robi.[wid]

Kolom Komentar


loading