Presiden Jokowi Diyakini Politisi PDIP Rebut Suara Di Sumbar

Minggu, 11 November 2018, 07:43 WIB | Laporan: Sukardjito

Ilustrasi/Net

. Sumatra Barat (Sumbar) merupakan satu di antara wilayah menjadi basis pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Subianto di Pilpres 2014. Namun, di Pilpres 2019 diyakini sejumlah pihak pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin bisa merebutnya.

"Di tahun 2014, Pak Jokowi belum berikan kontribusi. Saat ini Pak Jokowi petahana Presiden. Enam kali berkunjung (Sumbar) dengan perhatian luar biasa," kata politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Alex Indra Lukman, dalam keterangannya kepada wartawan, kemarin (Sabtu, 10/11).

Diketahui, pada Pilpres 2014 lalu, pasangan capres-cawapres nomor urut satu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menguasai  perolehan suara di Sumatra Barat (Sumbar). Prabowo-Hatta  meraup 1.797.505 suara (76,9 persen) sedangkan, pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla hanya 539.308 suara (23,1 persen).

Alex menjelaskan, dari enam kali kunjungan itu, Presiden bukan hanya sekadar mampir melainkan juga mencanangkan proyek besar di Sumatra Barat.

"Proyek-proyek tersebut termasuk pembangunan tol Padang-Pekanbaru, revitalisasi kawasan Saribu Rumah Gadang, hingga pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Mentawai," demikian Alex. [jto]
Editor: Sukardjito

Kolom Komentar