PDIP: Larangan Poligami Tidak Perlu Sampai Ubah UU

Jumat, 14 Desember 2018, 05:30 WIB | Laporan: Widian Vebriyanto

Ilustrasi/Net

Politisi perempuan PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari menyambut baik sikap politik Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie yang ingin melarang poligami aparatur sipil negara (ASN).

Eva mengaku setuju dengan alasan pelarangan yang dipaparkan PSI, yaitu untuk menghindari ketidakadilan terhadap kaum perempuan.

"Bagus, itu sebenarnya sikap resmi negara RI sebelum dibatalkan," kata anggota Komisi XI DPR tersebut dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (13/12).

Namun demikian, dia tidak setuju dengan ide PSI merevisi UU 1/1974 tentang Perkawinan untuk mewujudkan gagasan monogami. Menurutnya, pelarangan itu cukup dengan menggunakan surat keputusan menteri.

"Jadi nggak perlu dengan mengubah UU karena hal itu bisa diatur di SK menteri," terangnya.

Lebih lanjut, Eva menegaskan bahwa partainya belum menentukan sikap dalam kasus ini. Namun begitu, dia menggarisbawahi bahwa dirinya akan turut ambil bagian dalam upaya memperjuangkan perempuan agar tidak dirugikan dan laki-laki tidak berperilaku sewenang-wenang.

"Ikuti saja tuntunan agama, suami jangan sewenang-wenang alias berkeadilan gender," demikian Eva. [lov]

Editor:

Kolom Komentar