Inilah Alasan Kubu Prabowo Laporkan KPU Ke DKPP

Selasa, 08 Januari 2019, 15:46 WIB | Laporan: Bunaiya Fauzi Arubone

M Taufik/RMOL

Penyampaian visi misi calon presiden dan wakil presiden merupakan elemen penting untuk mengetahui garis haluan yang akan dikerjakan pemenang pilpres lima tahun ke depan.

Untuk itu, Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandi wilayah DKI Jakarta menyayangkan sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menghapus acara penyampaian visi misi.

Mereka bahkan telah secara resmi melaporkan KPU ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

"Visi misi itu bagian penting dalam sistem sekarang. Kenapa, karena sekarang ga punya GBHN. GBHN nggal ada, kalau zaman dulu ada," jelas Ketua BPD Prabowo-Sandi DKI Jakarta, Muhammad Taufik di sela-sela acara lomba pidato di Sekretariat Nasional Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/1).

Baginya, visi misi merupakan pengganti Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang sekarang sudah tidak ada. Di dalam visi misi itu, sambung Taufik, ada susunan program capres-cawapres selama jangka waktu lima tahun ke depan.

“Ini kita pahami saja kenapa itu bisa terjadi. Doakan saja, saya lagi gugat kok," pungkasnya. [ian]

Kolom Komentar


Video

Garuda Perlu Tinjau Ulang Aturan Mengambil Foto dan Video

Rabu, 17 Juli 2019
Video

Mulai Panas, Nasdem Sindir PKB

Kamis, 18 Juli 2019
Video

Anies Makin Berprestasi Makin Dicaci?

Senin, 22 Juli 2019