Sekretariat PB HMI Diserang Jelang Putusan Dugaan Skandal Asusila Saddam Al Jihad

Rabu, 09 Januari 2019, 12:28 WIB | Laporan: Widya Victoria

Foto: Repro

Menjelang sidang ke-4 Majelis Pengawas dan Konsultasi (MPK) Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Indonesia (PB HMI), Rabu malam (9/1), diwarnai dengan tindakan tercela.

Kaca pintu Sekretariat PB HMI di Jalan Sultan Agung 25 A, Jakarta Selatan, dilempari batu. Sebagian anggota MPK mendapat teror dan ancaman.

Sidang ke-4 MPK ini akan mengambil keputusan terkait laporan dugaan perbuatan amoral dan pelanggaran administrasi yang dilakukan oleh Ketua Umum PB HMI, Respiratori Saddam Al Jihad.

"Beberapa hari ini anggota MPK menyampaikan kepada saya dan teman-teman, ada orang-orang yang tidak dikenal meneror dengan mengancam. Ada upaya penggagalan sidang putusan MPK," ujar Ketua Bidang Lingkungan Hidup PB HMI, Abdul Rabbi Syahrir, Rabu (9/1).

Robi, begitu ia akrab disapa, tegas mengecam tindakan perusakan sekretariatan PB HMI dan teror terhadap MPK.

"Saya sangat marah dengan tindakan tidak patut seperti ini. MPK itu adalah panutan kita semua. Janganlah berbuat kegilaan sedemikian rupa yang menghilangkan nilai-nilai perjuangan HMI,” kata  Ketua Bidang Lingkungan Hidup PB HMI ini melalui rilis tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL.

Menurut dia, penyerangan dan pengrusakan yang terjadi Selasa malam (8/1) itu merupakan tindakan yang sudah melampaui batas-batas kepatutan.

"Ada yang melemparkan batu ke kantor PB HMI. Kaca pintu depan sekretariat rusak dan pecah. Lantas melakukan teror. Kemarin malam kaca sasarannya, besok apalagi yang mau kalian hancurkan," ucap Robi dengan nada kesal.

"Ini rumah bersama kita, rumah himpunan yang harus kita jaga. Kami menyesalkan tindakan tersebut, seperti kaum barbarian," kecamnya, menambahkan.

Robi menjelaskan, sidang MPK telah dilewati dengan memperhatikan uji materi gugatan hingga memanggil saksi-saksi di antaranya Arya Kharisma Hardy, Rahim Key, dan Isma.

"Mudah-mudahan kewarasan organisasi akan tetap hidup dalam kebenaran. Dan kegilaan para pelaku teror cepat disadarkan oleh Allah SWT. Selain mengusut tuntas pelaku perusakan kaca depan PB HMI,” pinta Robi.[wid]

Kolom Komentar


loading