Salah Sebut Nama, Presiden Jokowi Disoraki Perangkat Desa

Senin, 14 Januari 2019, 17:27 WIB | Laporan: Ruslan Tambak

Presiden Joko Widodo bersama perangkat desa/Net

. Presiden Joko Widodo menghadiri pertemuan nasional Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) di Istora Senayan, Jakarta, Senin (14/1).

Di awal sambutan, Jokowi sapaan akrab Kepala Negara disoraki karena salah menyebutkan nama organisasi PPDI dengan "perkumpulan".

"Yang saya hormati ketua umum perkumpulan..," kata Jokowi.

Sontak perangkat desa yang mendengarnya langsung "protes" dengan mengatakan "persatuan" bukan "perkumpulan". Aksi kurang terpuji ini pun sudah viral dalam bentuk video pendek.

Mendapat protes tersebut, Jokowi langsung meralat.

"Di sini ditulis "perkumpulan". Saya revisi, Persatuan Perangkat Desa Indonesia yang dalam hal ini diketuai oleh bapak Mujito," ujar Jokowi, dan langsung mendapat aplaus.

Awalnya, PPDI berencana menggelar demo di depan Istana Negara, Jakarta, Senin (14/1). Namun, atas permintaan Jokowi, sebaiknya perangkat desa berkumpul di Istora Senayan, dan dia yang datang.

Di sela-sela acara, Ketua Umum PPDI Mujito menegaskan, pertemuan nasional PPDI dengan Presiden Jokowi tidak bermuatan politik.

Jelas Mujito, dalam pertemuan tersebut Presiden Jokowi menyanggupi akan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) terkait dengan penghasilan perangkat desa yang setara dengan ASN golongan II a. Jadi, tidak ada penyampaian hal-hal lain selain tentang desa. [rus]

Kolom Komentar


Video

Futsal 3 X Seminggu Tingkatkan Kecerdasan Otak

Selasa, 16 Juli 2019
Video

Garuda Perlu Tinjau Ulang Aturan Mengambil Foto dan Video

Rabu, 17 Juli 2019
Video

Mulai Panas, Nasdem Sindir PKB

Kamis, 18 Juli 2019