Fahri Hamzah: Utang Inalum Utang Gelap!

Kamis, 17 Januari 2019, 03:10 WIB | Laporan: Adityo Nugroho

Fahri Hamzah/RMOL

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah masih heran dengan langkah PT Inalum mengakuisisi saham mayoritas PT Freeport Indonesia.

Sebab, Inalum bukan BUMN yang besar. Inalum adalah BUMN baru yang dibeli pemerintah di masa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Tapi dalam waktu sekejap, Inalum mampu mendapat utangan besar dan mengakuisisi saham mayoritas PTFI.

Pinjaman yang didapat oleh Inalum, sambung Fahri, juga tidak pernah disampaikan ke anggota dewan. Padahal, jika mengacu pada UU Keuangan Negara dan UU BUMN, maka struktur keuangan di BUMN harus disampaikan ke DPR.

“Tapi tidak pernah dijelaskan ke DPR, tiba-tiba sudah tanda tangan utang. Itu untuk apa? Dan tidak etis juga pemerintah berutang untuk membebankan pemerintah yang akan datang,” ujarnya dalam di Hotel Gran Alia, Cikini, Jakarta, Rabu (16/1).

Dia bahkan menyebut dana pinjaman yang didapat Inalum untuk mengakuisisi saham mayoritas PTFI sebagai utang gelap. Sebab tidak pernah dijelaskan ke publik melalui wakil rakyat.

“Utang Inalum itu kan berarti utang gelap. Bagaimana anda bisa punya utang pemerintah yang sedangkan dalam prinsipnya, DPR enggak dikasih tahu?” pungkasnya. [ian]

Kolom Komentar


Video

Futsal 3 X Seminggu Tingkatkan Kecerdasan Otak

Selasa, 16 Juli 2019
Video

Garuda Perlu Tinjau Ulang Aturan Mengambil Foto dan Video

Rabu, 17 Juli 2019
Video

Mulai Panas, Nasdem Sindir PKB

Kamis, 18 Juli 2019