Kader HMI Harus Memiliki Standar Moral Yang Kokoh

Rabu, 23 Januari 2019, 10:35 WIB | Laporan: Widya Victoria

Manimbang Kahariady/Net

Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) agar selalu menjaga integritas dan moralitas yang tinggi dalam mengemban tugas dan tanggung jawab organisasi.

Sikap ini tidak saja untuk menjaga independensi organisasi dari pengaruh eksternal, tetapi juga pemandu menangani berbagai konflik internal yang terjadi.

Harapan tersebut disampaikan Sekjen Majelis Nasional KAHMI, Manimbang Kahariady menanggapi dinamika yang terjadi di tubuh Pengurus Besar HMI melalui siaran pers yang diterima redaksi, Selasa malam (22/1).
 
Menurut Manimbang konflik yang terjadi di setiap organisasi merupakan dinamika yang berkadar tinggi yang dihadapi. Organisasi yang sehat dan dinamis tidak berada di ruang hampa, lanjut dia, namun selalu mengalami gesekan dan dinamika.

Konflik, masih kata Manimbang, tidak saja kesempatan utk menempa kualitas kepemimpinan, tapi juga memperkuat keutuhan organisasi, sepanjang integritas dan prinsip moral terjaga dengan baik.

"Sebagai organisasi yang berazaskan Islam, HMI harus memiliki standar moral yang kokoh dan para fungsionaris ya harus menjaga integritas diri yang tinggi, sehingga marwah dan martabat organisasi terjaga dengan baik," tegasnya.

Lebih lanjut Manimbang berpendapat, sikap yang wajar bila HMI sangat sensitif  mengambil langkah cepat bila pemimpinnya diterpa isu yang menyangkut moralitas.

"Itu adalah respon yang baik dari respon yang baik untuk menjaga integritas organisasi," terangnya.

Namun begitu, Manimbang juga menegaskan, KAHMI secara organisatiris maupun secara individu, tidak bisa melakukan intervensi terhadap proses pengambilan keputusan di PB HMI. Hal itu menurut Manimbang, selain menciderai makna independensi organisasi, juga menciptakan preseden buruk bagi proses pendewasaan dan pembentukan kualitas kepimpinan di HMI.
 
Ia meyakini segala bentuk konflik akan berakhir, sepanjang mereka berorientasi pada penyelesaian masalah dan selalu berpihak pada ketentuan organisasi pasti akan ada solusi.

"Sepanjang berpijak pada konstitusi organisasi," jelasnya.[wid]
Editor:

Kolom Komentar


Video

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

Jumat, 12 Juli 2019
Video

Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

Senin, 15 Juli 2019
Video

Futsal 3 X Seminggu Tingkatkan Kecerdasan Otak

Selasa, 16 Juli 2019