Puspen Kemendagri: ASN Tidak Boleh Mengekspresikan Pilihan Ke Publik

Jumat, 08 Februari 2019, 17:10 WIB | Laporan: Bonfilio Mahendra Wahanaputra

Bahtiar/RMOL

Undang-undang menjamin hak aparatur sipil negara (ASN) untuk memilih. Siapapun tidak dapat megintervensi ASN terkait pilihannya.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar kepada wartawan di kantornya, Kemendagri, Jakarta, Jumat (8/2).

Hal itu disampaikan Bahtiar menanggapi survei Charta Politika. Dalam survei itu disebutkan mayoritas PNS memilih Prabowo Subianto. Capres nomor urut 02 itu dipilih sebanyak 44,4 persen, sementara Jokowi dipilih 40,4 persen.

Bahtiar menganggap survei merupakan bagian dari penelitan. Di lain sisi, ASN tidak boleh "memamerkan" pilihnya.

"Saya ini ASN punya hak pilih, tapi hak pilih cuma saya yang tahu dan Tuhan yang tahu. Saya tidak boleh mengekspresikan pilihan saya di publik," kata Bahtiar.

"Dia (lembaga survei) mencoba melakukan survei terhadap kecenderungan misalnya 5 juta ASN itu memilih siapa. Itu merupakan urusaannya peneliti," tambahnya. [wis]
Editor:

Kolom Komentar