PILPRES 2019

Maruf Amin: Saya Memiliki Hubungan Personal Dengan Madura

Senin, 11 Februari 2019, 15:23 WIB | Laporan: Ruslan Tambak

Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Maruf Amin/Net

. Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Maruf Amin optimistis bakal memenangkan Pilpres 2019. Dukungan pemenangan yang datang dari sejumlah tokoh Madura di Jakarta membuat mantan Rais Aam PBNU ini semakin yakin dirinya bersama Joko Widodo akan mulus memenangkan pilpres.

Demikian disampaikan Kiai Maruf sapaan akrabnya di sela-sela deklarasi dukungan Bani Kholil Bangkalan Madura bersama ulama dan tokoh masyarakat DKI Jakarta kepada Jokowi-Maruf di Koja, Jakarta Utara, Minggu (10/2).

"Keluarga Syaichona Kholil, Madura, warga Koja, Tanjung Priok, mereka tumpah ruah mengadakan deklarasi yang dipimpin oleh Pak Haji Rawi di sini mendukung 01. Dengan adanya deklarasi ini, saya kira peluang kemenangan 01 semakin besar baik di Jakarta maupun Madura karena hari ini bertemu rakyat Madura di Jakarta dan seluruh Indonesia, bahkan ada dari Balikpapan, Kalimantan Barat, semuanya mendukung 01," tuturnya.

Kiai Maruf mengatakan, untuk wilayah DKI, saat ini diakuinya masih imbang. "Tinggal tunggu saja beberapa saat lagi masih ada dua bulan deklarasi-deklarasi, yakin saya di Banten dan Jakarta akan menang," paparnya.

Dukungan warga Madura terutama dari keluarga besar bani Syaichona Kholil, Bangkalan yang merupakan guru dari pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH. Hasyim Asy'ari, suara Jokowi-Maruf di Madura juga akan maksimal. "Bangkalan saya kira bisa jadi ukuran," urainya.

Menurut Kiai Maruf, dirinya memiliki hubungan personal dengan warga Madura, baik hubungan dalam hal keilmuan maupun hubungan nasab. Pertama, dalam hubungan keilmuan, dirinya merupakan murid dari KH Hasyim Asyari.

"Saya belajar di Ponpes Tebuireng (Jombang), KH Hasyim Asy'ari muridnya Syaichona Kholil, dan Beliau Syaichona Kholil murid dari Syech Nawawi Al-Bantani," paparnya.

Selain hubungan keilmuan, juga ada hubungan nasab. "Saya keturunan dari Kiai Demang Plakaran Arosbaya, Bangkalan, lalu beliau memiliki anak bernama Raden Kiai Pragalba. Kemudian cucu beliau yang ada di Pamekasan dijadikan istri oleh Raja Sumedang Larang yang diberi gelar Nyai Ratu Surabaya," ujarnya.

Kiai Maruf menambahkan, kalau nanti betul-betul menjadi wapres, dia akan bantu Jokowi agar NKRI tetap utuh karena bagi NU, NKRI adalah harga mati. Kedua, membangun supaya Indonesia menjadi maju.

Sementara itu, penggagas deklarasi dukungan, Muhammad Rawi mengatakan, para tokoh Madura di Jakarta dan juga para ulama solid untuk mendukung Jokowi-Maruf pada Pilpres.

Rawi menuturkan, para ulama dan tokoh yang hadir dalam deklarasi tersebut akan langsung turun ke masyarakat dan juga melakukan sosialisasi pemenangan kepada para santri masing-masing. [rus]

Kolom Komentar


Video

Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

Senin, 15 Juli 2019
Video

Futsal 3 X Seminggu Tingkatkan Kecerdasan Otak

Selasa, 16 Juli 2019
Video

Garuda Perlu Tinjau Ulang Aturan Mengambil Foto dan Video

Rabu, 17 Juli 2019