Waka MPR: Komitmen Bela Rakyat Bisa Dinilai Dari Ancaman SP-AMT

Kamis, 14 Februari 2019, 14:41 WIB
Laporan: Ahmad Kiflan Wakik

Hidayat Nur Wahid/RMOL

Ancaman massa Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SP-AMT) untuk menggelar aksi sujud di depan Hotel Sultan, Jakarta, bertepatan debat putaran kedua Pilpres 2019, tidak boleh dipandang sebelah mata.

Begitu dikatakan Wakil Ketua MPR, Hidayat Nurwahid kepada wartawan di Gedung Nusantara IV, Senayan, Jakarta, Kamis (14/2).

"Ini adalah peristiwa terbuka dan rakyat bisa menilai komitmen penegakan hukum seserius bagaimana, komitmen membela rakyat bagaimana," ujar Hidayat.

Hidayat memandang persoalan SP-AMT itu semestinya tak perlu berlarut-larut.

"Kalau Pertamina bisa menguntungkan negara harusnya di internal Pertamina masalah ini sudah selesai," tukasnya.[wid]

EDITOR:

Kolom Komentar


Video

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

Kamis, 08 Agustus 2019
Video

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Jumat, 09 Agustus 2019
Video

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Rabu, 14 Agustus 2019