Pramono Edhie Diperiksa Sejak Ibu Ani Dirawat

Rabu, 06 Maret 2019, 11:35 WIB | Laporan: Ahmad Kiflan Wakik

Ani Yudhoyono/Twitter

Transplantasi sumsum tulang belakang menjadi salah satu opsi yang menjadi saran dokter untuk pengobatan mantan Ibu Negara, Ani Yudhoyono.

Istri Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono itu dirawat di National University Hospital Singapura sejak 2 Februari lalu karena sakit kanker darah.

Wakil Sekjen Partai Demokrat, Renanda Bachtar mengatakan, pengobatan kemoterapi memang tidak dijalani Ibu Ani. Pihak dokter justru menyarankan beberapa opsi lain kepada keluarga.

"Ada beberapa opsi selain kemoterapi, sistem target cells dan transplantasi. Mungkin tim dokter lebih prefer transplantasi," ujar Renanda kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (6/3).

Renada membenarkan adik kandung Ibu Ani, Jenderal (Purn) TNI Pramono Edhie Wibowo yang menjadi pendonornya.

"Tim dokter telah memeriksa adik Bu Ani, Pramono Edhie Wibowo. Mungkin hasilnya bagus seperti yang dijelaskan Pak SBY kepada Saudara Amal yang kebetulan kemarin berkunjung ke NUH," demikian Renanda.

Sebelumnya, Amal Alghozali, seorang sahabar SBY, menyebut bahwa Ani sudah mendapatkan pendonor sumsum tulang belakang.

Dalam akun Twitter miliknya @Amal_Alghozali, dia mengaku baru saja menjenguk Ani Yudhoyono di National Universty Hospital Singapura. Amal turut mengunggah foto dirinya bertemu SBY di NUH Singapura.

"Barusan aku membezoek Ibu Ani Yudhoyono di NUH Singapore. Alhamdulillah ada kabar baik. Menurut Pak @SBYudhoyono hari ini dokter telah mendapatkan calon donor terbaik yang memenuhi semua syarat, yaitu Jendral Pramono Edie Wibowo, adik kandung Ibu Ani," jelasnya.

Kolom Komentar


loading