MN KAHMI: PB HMI Yang Sah Di Bawah Pj Arya Kharisma

Hamdan Zoelva/Net

Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) menghormati keputusan internal MPK Pengurus Besar HMI memberhentikan Saddam Al Jihad dan mengangkat serta melantik Arya Kharisma sebagai Pj Ketua Umum PB HMI.

Keputusan ini akan dijadikan pedoman MN KAHMI dalam berhubungan dengan PB HMI yang sah dan konstitusional, yaitu di bawah pimpinan Arya
Kharisma.

Demikian penegasan Koordinator Presidium MN KAHMI, Hamdan Zoelva melalui siaran pes yang diterima redaksi, Jumat (8/3).

"MN KAHMI mengikuti dengan seksama perkembangan dinamika yang terjadi di internal PB HMI, setelah adanya tuduhan perbuatan asusila kepada Ketua Umum PB HMI, Saddam Al Jihad," terang Hamdan.

MN KAHMI juga mengambil langkah-langkah melakukan klarifikasi atas permasalahan dan laporan peristiwa tersebut, termasuk ke beberapa pengurus PB HBMI, Saddam Al Jihad serta pihak wanita yang terkait.

Alhasil, MN KAHMI berkesimpulan bahwa perbuatan dalam video dan foto-foto yang muncul pada November 2018 adalah benar. MN juga telah membaca dan mempelajari dengan teliti Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga HMI serta langkah internal yang dilakukan PB HMI, khususnya MPK PB HMI.

Atas pertimbangan ini, Hamdan menyatakan, keputusan  MPK PB  HMI memberhentikan Saddam Al Jihad sah dan benar menurut AD/ART HMI.

"Untuk itu, Majelis Nasional KAHMI menginstruksikan kepada seluruh pimpinan Majelis Wilayah KAHMI, untuk memberikan dorongan dan dukungan moril bagi kelancaran konsolidasi PB HMI, serta segera menyosialisasikan penjelasan ini kepada Majelis Daerah KAHMI di wilayah saudara masing-masin," pintanya.

Hamdan berharap Majelis Wilayah KAHMI segera melaporkan kepada MN KAHMI jika menemukan langkah, tindakan, ucapan serta kegiatan yang berpotensi terjadinya perpecahan/dualisme kepengurusan PB HMI.
EDITOR:

Kolom Komentar


Video

Ini kronologi Dua Mobil PCR untuk Surabaya Diserobot Pemprov Jatim

Jumat, 29 Mei 2020
Video

Perahu KN 3 SAUDARA Terhempas Ombak, 1 Orang Nelayan MD

Jumat, 29 Mei 2020

Artikel Lainnya

Diminta Sikapi Teror Ke Panitia Diskusi UGM, Ali Rif'an: Jokowi Harus Belajar Dari AS, Persoalan Kecil Bisa Jadi Besar
Politik

Diminta Sikapi Teror Ke Pani..

02 Juni 2020 05:27
Jauh Sebelum Ada Pandemik Covid-19, Kondisi BUMN Sudah Banyak Yang Sekarat
Politik

Jauh Sebelum Ada Pandemik Co..

02 Juni 2020 05:04
Apresiasi Penangkapan Nurhadi, Roy Suryo: Sekarang KPK Tinggal Tangkap Harun Masiku
Politik

Apresiasi Penangkapan Nurhad..

02 Juni 2020 04:53
Ugal-ugalan Dalam Kelola Negara, Faisal Basri: Pemerintahan Jokowi Seperti Titah Raja
Politik

Ugal-ugalan Dalam Kelola Neg..

02 Juni 2020 03:50
Jelang Pemberlakuan New Normal, MPR Minta Pemerintah Pastikan Masyarakat Paham Protokol Kesehatan Covid-19
Politik

Jelang Pemberlakuan New Norm..

02 Juni 2020 03:28
Kamrussamad Duga Dana Covid-19 Untuk BUMN Muluskan Langkah Erick Thohir Capres 2024
Politik

Kamrussamad Duga Dana Covid-..

02 Juni 2020 02:52
Naiknya Ambang Batas Parlemen Dikhawatirkan Kurangi Prinsip Representasi Dan Keterwakilan
Politik

Naiknya Ambang Batas Parleme..

02 Juni 2020 02:31
Alasan Sebut Din Syamsuddin Dungu, Ade Armando: Saya Pendukung Jokowi, Maka Isu Pemakzulan Presiden Perlu Diperhatikan
Politik

Alasan Sebut Din Syamsuddin ..

02 Juni 2020 02:27