Redam Keributan Dalam Debat, KPU Bentuk Komite Damai

Senin, 11 Maret 2019, 19:43 WIB | Laporan: Bunaiya Fauzi Arubone

Ilustrasi/Net

Komisi Pemilihan Umum bakal membentuk komite damai debat pilpres. Untuk menetralisir dan mengantisipasi keributan antar pendukung dalam ajang Debat Pilpres 2019 pada 17 Maret mendatang.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi pada debat-debat sebelumnya, pihaknya menilai perlu ada tim khusus yang terdiri dari KPU, Bawaslu, TKN Jokowi-Maruf dan BPN Prabowo-Sandi untuk memenangkan situasi ketegangan saat debat berlangsung.

"Jadi kalau ada masalah pada debat bisa segera diselesaikan tanpa mengganggu pelaksanaan debat," katanya di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Senin (11/3).

Hal itu dibenarkan anggota Bawaslu Muhammad Afifuddin. Meski begitu, dia belum mau merinci bagaimana mekanisme kerja dari komite damai.

"Nanti tergantung masalahnya, kan kalau itu kami bahas dulu. Jadi, kalau ada masalah yang berkaitan sama yang didamaikan supaya tidak ribut di dalam maka kanalisasinya ya diselesaikan di dalam komite damai," jelas Afifuddin.

Sebagaimana diketahui, pada debat pilpres putaran dua 17 Februari lalu sempat terjadi keributan yang melibatkan beberapa petinggi BPN dengan Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

Keributan diawali dengan petinggi BPN yang tidak terima dengan pernyataan capres Joko Widodo yang dianggap menyerang pribadi rivalnya Prabowo Subianto, khususnya terkait kepemilikan lahan ratusan ribu hektare.
Editor:

Kolom Komentar


loading