Romi Ditangkap, Syahganda Sindir Survei DJA Naikkan Elektabilitas Jokowi 2 Persen

Jumat, 15 Maret 2019, 16:16 WIB | Laporan: Widian Vebriyanto

Syahganda Nainggolan/Net

Penangkapan kader PPP Romahurmuzy oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memang kerap dikaitkan dengan tingkat elektabilitas Joko Widodo sebagai calon presiden petahana.

Ini lantaran, Romi turut menjadi bagian dari tim sukses Jokowi-Maruf, dalam Tim Kampanye Nasional (TKN).

Direktur Sabang Marauke Circle (SMC), Syahganda Nainggolan memprediksi bakal ada lembaga yang merilis hasil survei tentang elektabilitas peserta pilpres pasca penangkapan Romi.

Sejumlah lembaga survei bakal menggiring opini seolah Jokowi tegas terhadap pemberantasan korupsi, sehingga elektabilitas petahana tersebut meningkat.

Dalam kicauannya bernada satire, Syahganda menilai survei itu akan lembaga yang paling sering mengeluarkan rilis survei, terlebih saat ada momentum-momentu politik tertentu.  

“Ramalan hasil survei DJA 7 April. Efek penangkapan Romi akan meningkatkan elektabilitas Jokowi 2 persen, karena Jokowi tegas. Responden puas,” katanya di akun Twitter pribadi @syahganda sesaat lalu, Jumat (15/3).

“Lalu, 1, anda percaya? 2, anda tidak percaya. Hadiah tongkol,” pungkasnya.

KPK telah mengamankan lima orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jawa Timur, diduga kuat salah satunya adalah Romi. Mereka ditangkap karena diduga melakukan transaksi untuk pengisian jabatan di Kementerian Agama baik pusat maupun daerah.

Kolom Komentar


loading