Kenapa Nyinyir Dengan Jokowi Yang Meresmikan MRT?

Senin, 25 Maret 2019, 14:05 WIB | Laporan: Adityo Nugroho

Politikus Golkar Ridwan Bay/Adit/Rmol

. Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta fase 1 telah resmi beroperasi per Minggu (24/3). Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meresmikan kereta tersebut menuai cibiran sekaligus pujian.

Diprediksi elektabilitas Jokowi kembali melonjak usai peresmian itu. Di sisi lain Jokowi juga mengklaim keberhasilan MRT ini berkat kebijakannya waktu masih menjadi Gubernur DKI Jakarta. Tentu hal ini juga menjadi polemik di masyarakat.

Politikus Golkar Ridwan Bay menyatakan agar masyarakat tidak perlu mempersoalkan klaim dan peresmian MRT tersebut.

“Itu karya-karya yang minimal perlu persetujuan presiden jadi memang pantas. Nah kenapa itu harus dipersoalkan toh itu tidak terkandung maksud pelanggaran,” ucap Ridwan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (25/3).

Anggota Komisi V DPR ini mengungkapkan bahwa anggapan adanya pencitraan itu hanya dari sekelompok orang yang tidak suka dengan keberhasilan Jokowi.

“Mereka itu wajar-wajar saja kalau menganalisa itu tapi tergantung siapa yang menilai. Niat Pak Jokowi kan tegas jabatannya sebagai seorang presiden dan bukan sebagai calon presiden dalam peresmian itu,” tegasnya.

Maka dari itu, dia mengembalikan semuanya kepada publik yang menilai. Yang pasti proyek MRT ini merupakan bentuk keberhasilan yang manfaatnya dirasakan oleh orang banyak.

“Nah kalaupun itu berdampak politik itu pasti. Karena pergerakan seorang politisi seorang kepala negara setiap pergerakannya pasti akan berdampak politik,” pungkasnya.
Editor: Azairus Adlu

Kolom Komentar


Video

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

Jumat, 12 Juli 2019
Video

Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

Senin, 15 Juli 2019
Video

Futsal 3 X Seminggu Tingkatkan Kecerdasan Otak

Selasa, 16 Juli 2019