Perludem Minta KPU Lebih Giat Sosialisasi Pemilu 2019

Selasa, 26 Maret 2019, 12:56 WIB | Laporan: Bunaiya Fauzi Arubone

Foto: Net

Komisi Pemilihan Umum (KPU) dituntut untuk lebih pro aktif menyosialisasikan Pemilu 2019. Sebab masih banyak masyarakat pemilih yang belum mengetahui tentang pesta rakyat lima tahunan itu.

“Masih banyak pemilih yang belum banyak mengetahui soal pencoblosan dengan surat suara yang banyak," beber Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini kepada wartawan, Selasa (26/3).

Temuan ini berdasar jajak pendapat dari beberapa lembaga survei.

Titi menekankan, Pemilu 2019 memiliki kompleksitas yang luar biasa sehingga sosialisasinya harus gencar. Apalagi kali ini Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden digelar serentak.

Namun realita di lapangan yang lebih dominan justru Pilpres. Untuk itu, Perludem mendesak KPU berlaku kreatif, pro aktif dan partisipatif dalam melakukan sosialisasi Pemilu. Konkritnya dengan melibatkan semua kalangan.

"Termasuk soal sumber-sumber informasi yang bisa diakses soal pemilih untuk mengetahui penyelengaraan pemilu 2019," tambah Titi.

Kalau perlu, lanjut Titi, Arief Budiman dan jajarannya belajar dari pelaksanaan Pemilu 2014 di mana jadwal Pileg dan Pilpres masih terpisah. Tapi, jumlah surat suara tidak sah terlalu tinggi. Yakni pada angka 10 persen lebih atau setara 14 juta lebih suara.

“Itu harus menjadi pelajaran betul bagi KPU untuk evaluasi guna mengoptimalkan strategi diujung proses penyelengaraan pemilu,” pungkasnya.
Editor:

Kolom Komentar


Video

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

Jumat, 12 Juli 2019
Video

Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

Senin, 15 Juli 2019
Video

Futsal 3 X Seminggu Tingkatkan Kecerdasan Otak

Selasa, 16 Juli 2019