Kata Mendagri, Radikalisme Dan Terorisme Ancaman Terbesar Bangsa

Rabu, 27 Maret 2019, 15:28 WIB | Laporan: Idham Anhari

Tjahjo Kumolo/RMOL

Radikalisme dan terorisme menjadi ancaman nyata yang dihadapi bangsa. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo bahkan menilai keduanya merupakan ancaman terbesar dan paling utama di 74 tahun Indonesia merdeka.

“Ini ancaman besar setelah 74 tahun kita merdeka. Siapa kawan, siapa lawan harus berani kita tunjukkan. Kalau TNI/Polri jelas. Semua jelas. kejaksaan jelas. Pancasila harga mati,” katanya usai menghadiri Rakornas di Hotel Grand Paragon, Jakarta Pusat, Rabu (27/3).

Ancaman selanjutnya adalah narkoba. Namun, Tjahjo tidak menjelaskan secara detail masalah ini. Menurutnya, masalah narkoba sudah ditangani baik oleh aparat kepolisian.

Sedang ancaman yang ketiga adalah godaan korupsi bagi para pejabat pengguna anggaran.

“Banyak juga agenda bansos, pembelian barang dan jasa. Ini ancaman bangsa dari tahun ke tahun. Dan ancaman bangsa kita yang keempat masih adanya ketimpangan sosial,” jelas Tjahjo.

Selanjutnya, adalah racun demokrasi atau virus demokrasi yang masih dipenuhi politik uang, ujaran kebencian, dan kampanye yang masih menggunakan isu SARA juga sebaran informasi bohong alias hoax.

“Mari kita ingatkan para jurkam, para capres, para caleg dan timses saat berkampanye untuk adu konsep, adu gagasan, adu program demi kemashlahatan bangsa dan negara,” pungkas politisi senior PDIP.

Kolom Komentar


loading