Pemrakarsa Lahirnya KPK, Ketum Humphrey: Sangat Tragis Justru Tokoh PPP Jadi Pesakitan KPK

Senin, 01 April 2019, 12:56 WIB | Laporan: Ruslan Tambak

Ketua Umum DPP PPP, Humphrey Djemat/Net

. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menentang keras perilaku korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Untuk diketahui, PPP yang mengusulkan Rancangan Ketetapan MPR tentang Pemeriksaan Harta Kekayaan Mantan Presiden Soeharto dan Kroni-kroninya pada Sidang Istimewa MPR tahun 1998.

"Sesudah melalui perdebatan, lahirlah Ketetapan MPR RI tentang Pemerintahan yang Bersih dan Bebas KKN," kata Ketua Umum DPP PPP, Humphrey Djemat dalam acara silaturahmi dan konsolidasi di Ponpes Al-Umm Aswaja Bogor, Jawa Barat, Minggu (31/3).

Jelas Humphrey, TAP MPR inilah yang menjadi dasar lahirnya Undang-Undang Anti Korupsi selanjutnya berdiri lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Boleh dikatakan, PPP-lah pemrakarsa lahirnya KPK," ucapnya.

Dengan demikian, Humphrey mengaku sangat sedih terkait tertangkapnnya Anggota DPR RI dari Fraksi PPP, M. Romahurmuziy alias Romi oleh KPK dalam kasus dugaan suap jabatan.

"Sangat tragis jika tokoh-tokoh PPP justru menjadi pesakitan KPK," pungkasnya.

Kolom Komentar


loading