Gerakan TUWAI Waspadai Warga Asing Lakukan Pelanggaran

Rabu, 03 April 2019, 21:03 WIB | Laporan: Bunaiya Fauzi Arubone

Gerakan TUWAI/RMOL

Masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Tangkap Usir Warga Asing Ilegal (TUWAI) menggalang kekuatan untuk melakukan aksi bela negara.

Koordinator TUWAI Harry Ardian mengatakan, aksi tersebut dilakukan karena warga negara asing (WNA) ilegal bisa melakukan berbagai pelangggaran hukum di Indonesia.

"Kita harus waspada. Karena bisa saja mereka melakukan penyelundupan dan peredaran narkoba, prostitusi, perjudian, miras, spionase, sabotase objek vital, penguasaan wilayah NKRI dan lain-lain," jelasnya dalam konferensi pers di Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (3/4).

Maka dari itu, Harry mengajak semua warga negara Indonesia turut berpartisipasi dalam aksi bela negara menghadapi serbuan warga asing.

Dia menjelaskan, warga asing ilegal adalah yang izin visanya telah habis, punya visa wisata namun digunakan untuk bekerja. Kemudian memiliki KTP resmi dan terdaftar dalam DPT namun belum jelas status WNI-nya dan hadir di TPS untuk mencoblos, punya KTP aspal, punya senjata api dan melakukan tindak kasus kriminal, serta masuk ke Indonesia secara gelap.

"Laporkan pada aparat yang berwenang. Ingat, bekerja samalah dengan aparat yang berwenang dalam kegiatan tangkap, usir dan proses secara hukum," tegas Harry.
Editor:

Kolom Komentar


loading