Video Cerita Tentang Prabowo Ditampar Keluarga Cendana Ternyata Hoax

Tiga putri Soeharto bersama Prabowo Subianto/Net

Video viral yang beredar di media sosial dan percakapan instan tentang Dandy Rukmana, putra Mbak Tutut Soeharto, yang membuat narasi bahwa Prabowo Subianto pernah ditampar oleh anggota keluarga Presiden RI ke-2 HM Soeharto dipastikan hoax.

Hal itu secara tegas disampaikan Ketua DPP Partai Berkarya Badaruddin Andi Picungan. Dirinya juga menyebut video itu hoax dan fitnah yang kejam dengan tujuan untuk menyesatkan masyarakat.

"Setahu saya, Dandy itu kan Cendana ya, jadi enggak mungkin begitu. Karena keluarga Cendana mendukung 100 persen Pak Prabowo," kata Badaruddin kepada wartawan di Jakarta.

Ia menjelaskan, dalam video berdurasi 1:08 menit yang beredar tampak dua orang di atas panggung seperti tengah memberikan kesaksian dalam suatu acara. Salah satunya digambarkan sebagai Dandy Rukmana, anak Mbak Tutut

Dandy di video ini dibuat-buat seolah tengah menceritakan tentang Prabowo ketika masih menjadi menantu Presiden RI ke-2 HM Soeharto.

Disebutkan, Prabowo pernah ditampar oleh anggota keluarga Cendana karena dinilai penyebab turun Soeharto kala itu. Karena kecewa, kini Dandy disebutkan mengalihkan dukungan ke Jokowi.

Ucapan Dandy dalam video itu lantas mendapatkan apresiasi tepukan suara dari audien.

"Itu bukan Mas Dandy. Beliau sudah menyampaikan secara tegas bahwa ini hoax yang dibuat secara sengaja oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Dia menyesalkan model kampanye semacam ini, menghalalkan segala cara termasuk fitnah," kata dia.

Badaruddin juga menyatakan bahwa Partai Berkarya termasuk Dandy komitmen mendukung perjuangan paslon 02. Salah satunya melalui kampanye di daerah dan juga turut serta dalam kegiatan 'Rabu Biru' dan kegiatan lainnya untuk memenangkan paslon 02.

"Kami solid mendukung Prabowo-Sandi. Kami yakin fitnah semacam ini akan membuka mata masyarakat bahwa pihak yang memproduksi hoaks adalah kubu sebelah," pungkasnya.
EDITOR:

Kolom Komentar


Video

FRONT PAGE | CATATAN KAMI, Dr Ahmad Yani

Jumat, 07 Agustus 2020
Video

RMOL World View | Di Balik Ledakan Lebanon Bersama Duta Besar RI untuk Lebanon, Hajriyanto Y Thohari

Jumat, 07 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Pejabat Tinggi Pemprov Ramai-ramai Mundur, Ada Apa?
Politik

Pejabat Tinggi Pemprov Ramai..

11 Agustus 2020 06:04
Pendiri PAN Pertanyakan Jasa Fahri Hamzah Dan Fadli Zon Untuk Negara
Politik

Pendiri PAN Pertanyakan Jasa..

11 Agustus 2020 05:22
Senator Jakarta: Kepala Daerah Jangan Paksakan Diri Terapkan Sekolah Tatap Muka
Politik

Senator Jakarta: Kepala Daer..

11 Agustus 2020 03:58
MPR  Dorong Pemerintah Segera Lakukan Terobosan Meredam Peningkatan Kasus Covid-19
Politik

MPR Dorong Pemerintah Seger..

11 Agustus 2020 03:20
Pengamat: Calon Tunggal Vs Kotak Kosong Terjadi Karena Hilangnya Idealisme Partai
Politik

Pengamat: Calon Tunggal Vs K..

11 Agustus 2020 02:56
AHY-Anies Untuk Pilpres 2024, Benny Harman: Ini Bentuk Kepedulian Rakyat Terhadap Masa Depan Bangsa
Politik

AHY-Anies Untuk Pilpres 2024..

11 Agustus 2020 02:33
Keberhasilan Jokowi Juga Tidak Lepas Dari Pemerintahan SBY
Politik

Keberhasilan Jokowi Juga Tid..

11 Agustus 2020 01:36
Mendagri, Mensos Dan Menkeu Terbitkan SKB Untuk Percepatan Pemutakhiran DTKS
Politik

Mendagri, Mensos Dan Menkeu ..

11 Agustus 2020 01:02