Pemerintahan Prabowo Akan Genjot Daya Beli Rakyat Tanpa Kartu-Kartu "Lolipop"

Jumat, 12 April 2019, 19:34 WIB | Laporan: William Ciputra

Rizal Ramli/RMOLTV

Paslon 02 Prabowo-Sandi bertekad untuk memperbaiki perekonomian nasional jika nanti terpilih dalam Pilpres 17 April nanti. Perbaikan dimulai dengan meningkatkan rata-rata pertumbuhan ekonomi hingga menggenjot daya beli masyarakat.

Demikian disampaikan oleh Ekonom Senior Rizal Ramli dalam Pidato Kebangsaan Indonesia Menang di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jumat (12/4).

Menurut pria yang diakrab disapa RR ini, strategi Prabowo-Sandi dalam meningkatkan daya beli masyarakat akan sangat berbeda dengan yang ditawarkan oleh paslon petahana.

"Memompa daya beli rakyat golongan bawah, tanpa kartu-kartu "lolipop", dengan kebijakan yang pro-rakyat" ujar RR menyindir program kartu yang ditawarkan oleh Jokowi.

Kebijakan pro-rakyat yang dimaksud RR adalah menurunkan tarif listrik 900 dan 450 VA dalam 100 hari masa pemerintahan, menurunkan harga pangan, dan menaikkan gaji Pegawai Negeri Sipil di atas rata-rata inflasi.

"Dengan langkah-langkah Prabowo itu, daya beli rakyat akan meningkat, serta membangkitkan kembali sektor ritel yang saat ini sangat lesu," pungkasnya.
Editor: Azairus Adlu

Kolom Komentar


loading