Pengamat: Jokowi Yang Sekarang Harus Banyak Belajar dari Jokowi 2014 Silam

Minggu, 14 April 2019, 14:01 WIB | Laporan: Azairus Adlu

Joko Widodo/Net

Calon presiden petahana Joko Widodo terkesan selalu memaksakan hal-hal berbau digital dalam tiap debat kandidat. Padahal, langkah itu belum tentu positif bagi publik yang masih menilai kandidat presiden pilihan mereka berdasar debat kandidat.

Pengamat Politik dari Paramadina, Hendri Satrio menilai, pemaksaan hal-hal digital tersebut karena Jokowi ingin dilihat sebagai pemimpin yang hebat.

"Pak Jokowi terlalu memaksakan terms  digital untuk mencitrakan dirinya pemimpin yang hebat. Padahal pemimpin yang hebat adalah pemimpin yang memahami rakyatnya," kata Hendri, (14/4).

Menurutnya, saat ini Jokowi kalah bersinar bila dibandingkan dengan lima tahun lalu, saat Jokowi pertama kali maju sebagai calon presiden.

"Pak Jokowi saat ini harus belajar dari Pak Jokowi versi 2014," pungkasnya.
Editor: Azairus Adlu

Kolom Komentar


loading