Diretas, Cak Imin Usul Pendukung 02 Lapor Polisi Dan Bawa Ahli IT

Senin, 15 April 2019, 16:03 WIB | Laporan: Ahmad Kiflan Wakik

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin/RMOL

Para korban peretasan akun media sosial yang belakangan semakin marak terjadi disarankan segera membuat laporan pada penegak hukum.

Begitu dikatakan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar di Ruang Fraksi PKB DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/4).

"Begitu ada yang diretas, ya lapor saja supaya di-clear diusut, kalau diusut kan lebih fair," ujar Cak Imin, sapaan akrabnya.

Cak Imin mengakui bahwa dalam beberapa kasus peretasan, tidak semua bisa diusut tuntas oleh aparat penegak hukum.

Wakil Ketua MPR RI ini pun menyarankan kepada korban peretasan untuk menyiapkan ahli teknologi atau IT sebagai pendukung pengusutan.

"Munculkan juga ahli IT yang memang kompeten dari berbagai kalangan," demikian Cak Imin.

Belakangan, beberapa akun sosial media milih tokoh publik banyak mengalami peretasan. Sebut saja Ferdinand Hutahaean dan Imelda Sari dari Partai Demokrat. Bahkan sebelumnya akun milik Ustaz Haikal Hasan juga menjadi sasaran hacker.

Terbaru, peretasan juga dialami oleh mantan staf khusus Menteri ESDM, Said Didu dan mantan Menteri BUMN era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Dahlan Iskan. Menariknya, seluruh tokoh tersebut merupakan pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandi.
Editor: Diki Trianto

Kolom Komentar


loading