Alasan Gus Dur Sebut Prabowo Orang Paling Ikhlas

Senin, 15 April 2019, 16:24 WIB | Laporan: Bunaiya Fauzi Arubone

Gus Dur/Net

Rekaman Presiden RI keempat Abdurrahman Wahid tentang sosok calon presiden Prabowo Subianto terbilang cukup fenomenal. Pasalnya, Gus Dur menyebut ketua umum Gerindra itu sebagai sosok paling ikhlas dan pantas memimpin negeri ini.

Jurubicara Presiden Gus Dur, Adhie Massardi menceritakan bahwa saat menjabat sebagai Danjen Kopassus, Prabowo memilih untuk mengorbankan dirinya sebagai "tumbal" daripada harus melihat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terpecah belah.

Pengorbanan Prabowo itu, terjadi saat peristiwa kerusuhan 1998. Alhasil, kini Prabowo disebut-sebut terlibat dalam dugaan pelangggaran Hak Asasi Manusia (HAM) pada kerusuhan tersebut.

"Nah waktu itu kalau tidak ada Prabowo Subianto, kemungkinan besar bangsa ini akan pecah, ada konflik politik yang besar, bisa berdarah-darah seperti tahun 1965," katanya dalam diskusi bertajuk ‘Gus Dur Bilang Prabowo Akan Jadi Presiden’ di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (15/4).

Hingga kini, Prabowo bahkan tidak pernah menyeret para jenderal yang diduga juga turut terlibat dalam kerusuhan 1998. Termasuk, sambung Adhie, para politisi Golkar yang kala itu berkuasa.

"Kalau tidak ikhlas, pasti dia akan menyebut sejumlah jenderal, sejumlah politisi Golongan Karya pada waktu itu untuk bertanggung jawab terhadap kesalahan rezim lama," pungkas ketua umum Perkumpulan Swing Voters (PSV) Indonesia.

Kolom Komentar


loading