BPN Sebut Quick Count Tak Selalu Benar, Contohnya Ada Di Jawa Timur

Sabtu, 20 April 2019, 12:14 WIB | Laporan: Bunaiya Fauzi Arubone

Ilustrasi/Net

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menepis klaim tentang quick count yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei tak pernah meleset.

Juru bicara BPN, Pipin Sopian menegaskan track record quick count lembaga survei tidak selamanya mulus. Sebab pada kenyataannya, ada juga kekeliruan yang pernah mereka lakukan.

"Saya dapat data bahwa 11 November 2008 bahwa tiga lembaga survei meleset di kasus Pilgub Jawa Timur," ungkapnya dalam diskusi bertajuk "Pemilu Serentak yang Menghentak" di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (20/4).

Ketiga lembaga itu kata dia diantaranya adalah LSI, Lembaga Survei Indonesia, dan Lingkaran Survei Nasional. Yang mana masing-masing dari quick count mereka menunjukkan bahwa pemenang dari Pilgub Jatim saat itu adalah pasangan Khofifah-Mudjiono.

"Tapi hasil KPUD menunjukkan bahwa yang menang adalah Sukarwo dan Saifullah Yusuf. Jadi memang meskipun di margin of error, saya harus katakan bahwa memang yang diumumkan oleh lembaga survei itu Bu Khofifah yang menang," pungkasnya.
Editor: Azairus Adlu

Kolom Komentar


loading