Dua Kekecewaan Terhadap KPU, Akurasi Entri C1 Dan Rendahnya Data Yang Diunggah

Senin, 22 April 2019, 12:15 WIB | Laporan: Ruslan Tambak

Gedung KPU/Net

. Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) perlu merespons kekecewaan dan berbagai isu yang berkembang di masyarakat.

Dua penyelenggara pemilu itu harus menyampaikan informasi yang akurat dalam berbagai asek yang menjadi tanggungjawab mereka.

Demikian disampaikan Sekretariat Jenderal Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia, Kaka Suminta, Senin (22/4).

Misalnya, soal IT Sistem Informasi Perhitungan (Situng) KPU. Soal Situng, seyogyanya tidak sekadar masalah banyaknya serangan cyber sebagai alasan, karena seharusnya sistem IT tersebut sudah teruji di hadapan publik.

Menurut Kaka Suminta, kekecewaan masyarakat pada sistem informasi rekapitulasi online yang dilaksanakan KPU, karena masalah akurasi entri data formulir C1. Ada beberapa kejadian KPU salah mengentri data.

"Serta, rendahnya capaian data yang diunggah tersebut, sampai Minggu 21 April 2019 baru terunggah 12 persen," ungkapnya.

Kolom Komentar


loading