PILPRES 2019

TPF Kecurangan Pilpres Justru Untungkan KPU Dan Bawaslu

Selasa, 23 April 2019, 18:16 WIB | Laporan: Bonfilio Mahendra Wahanaputra

Pilpres 2019/Net

. Tidak ada masalah dengan wacana pembentukan Tim Pencari Fakta (TPF) terhadap dugaan kecurangan Pemilu 2019 khususnya pemilihan presiden.

Pengamat komunikasi politik asal UGM, Nyarwi Ahmad mengatakan, TPF kecurangan pilpres harus segera dibentuk apabila Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) tidak mampu menunjukkan kinerja secara independen, transparan dan maksimal.

"TPF kecurangan pemilu dibutuhkan kalau mereka gagal meyakinkan publik atas independensi dan kualitas kinerja dalam menyelenggarakan pemilu ini," ujar Nyarwi saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (23/4).

Menurutnya, apabila dugaan kecurangan pilpres didiamkan akan menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat dan peserta pemilu kepada penyelenggara.

"Maka tim tersebut diperlukan," sebut Nyarwi.

Sebaliknya, lanjut dia, bila TPF kecurangan pilpres benar dibentuk dan bekerja secara maksimal dan masif, justru akan menguntungkan KPU dan Bawaslu.

"Dalam kondisi yang seperti itu, tim ini bisa membantu membangun kembali kredibilitas para penyelenggara pemilu. Dan memastikan bahwa pemilu yang mereka selenggarakan berlangsung secara jujur, adil dan transparan," tutup Nyarwi.

Kolom Komentar


loading