Sekjen Gerindra Merasa Di Atas KPU Ada Penyelenggara Lain

Kamis, 25 April 2019, 16:39 WIB | Laporan: Jamaludin Akmal

Ahmad Muzani/RMOL

Kecurangan-kecurangan yang terjadi selama Pemilu Serentak 2019 telah mencederai demokrasi yang dibangun bangsa ini.

Begitu kata Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani usai menemui pimpinan KPU di Gedung KPU, Jakarta, Kamis (24/5).

"Maksud luhur penyelenggara pemilu akhirnya sering kali tercederai oleh berbagai macam bentuk kecurangan, yang hari ini sedang dirasakan bersama sebanyak rakyat Indonesia," ujarnya.

Selain kecurangan-kecurangan yang terjadi di lapangan, Muzani merasa ada pihak-pihak yang mengontrol penyelenggara dan pengawas pemilu. Sebab, dia menilai berbagai kecurangan sudah masuk pada sistem di KPU. Seperti input sistem informasi penghitungan suara (Situng) KPU yang terus mengalami masalah.  

"Kami merasakan ternyata di atas penyelenggara ada penyelenggara, di atas badan pengawas ada pengawas yang itu semua kadang-kadang menjadi beban baru, masalah baru dan itu yang akan sering mengotori demokrasi, sering mencederai demokrasi," tegasnya.

Adapun berbagai macam masalah pada proses pemilihan umum 2019 telah disampaikan lima sekretaris jenderal partai politik pengusung pasangan Prabowo-Sandi ke pimpinan KPU hari ini.

Masalah yang disampaikan antara lain, banyaknya para Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia hingga kecurangan pemilu.

Kolom Komentar


loading