PILPRES 2019

Ijtima Ulama Ketiga 1 Mei Membahas Dugaan Kecurangan Pilpres

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U), Muhammad Yusuf Martak (dua dari kiri)/RMOL

. Sukses menggelar agenda akbar Ijtima Ulama pertama dan kedua, Panitia Bersama Ijtima Ulama dan Tokoh bersama FPI, GNPF Ulama, Persatuan Alumni 212 dan berbagai ormas dan lembaga Islam di Jakarta akan segera menggelar Ijtima Ulama dan Tokoh yang ketiga.

Hal tersebut disampaikan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U), Muhammad Yusuf Martak saat memberi keterangan pers di bilangan Tebet, Jakarta, Senin (29/4).

Yusuf menjelaskan, Ijtima Ulama ketiga sama seperti sebelumnya yaitu bertujuan untuk menciptakan keadilan di Indonesia. Khususnya, mengkaji dugaan kecurangan Pilpres 2019. Tema ini akan menjadi bahasan utama.

"Saat kezaliman semakin memuncak dengan kecurangan Pemilu 2019 secara terstruktur, sistematis dan masif, maka Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional ketiga adalah keniscayaan untuk memimpin umat Islam melawan kezaliman," ungkapnya.

Dijelaskan Yusuf, ijtima ketiga pada akhirnya akan memberikan rekomendasi kepada masyarakat Indonesia untuk menyikapi dugaan kecurangan Pilpres dengan cara santun, konstitusional dan sesuai ajaran Islam.

Adapun Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional ini akan digelar di Sentul, Citeureup, Bogor, Jawa Barat pada Rabu lusa (1/5).

Kolom Komentar


Video

FRONT PAGE | AHY Semakin Aduhai

Kamis, 13 Agustus 2020
Video

TANYA JAWAB CAK ULUNG | Seputar Aksi Menyelamatkan Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Jokowi Ingin Bajak Momentum Krisis Untuk Lompatan Besar, Syarief Hasan: Semua Bisa Terjadi, Tergantung Kabinet
Politik

Jokowi Ingin Bajak Momentum ..

15 Agustus 2020 04:26
Pihak Polres Bandara Soekarno-Hatta Temui Pimpinan KPK Nawawi Pomolango Usai Tegur Mumtaz Rais
Politik

Pihak Polres Bandara Soekarn..

15 Agustus 2020 03:50
Maman Imanulhaq: HUT Ke 75 Indonesia, Momentum Tunjukkan Jatidiri Bangsa Disiplin
Politik

Maman Imanulhaq: HUT Ke 75 I..

15 Agustus 2020 03:23
Berperan Raih Kemerdekaan Indonesia, Muhammadiyah Minta Tokohnya Digelari Pahlawan Nasional
Politik

Berperan Raih Kemerdekaan In..

15 Agustus 2020 02:51
Sekjen JMSI Bertemu Ketua Forum Kadis Kominfo Bahas Regulasi Perusahaan Pers
Politik

Sekjen JMSI Bertemu Ketua Fo..

15 Agustus 2020 02:24
Jokowi Memastikan Omnibus Law Jadi Instrumen Percepatan Pemulihan Ekonomi
Politik

Jokowi Memastikan Omnibus La..

15 Agustus 2020 01:51
Mumtaz Rais Marah Akibat Ditegur Pimpinan KPK, Garuda Indonesia Ucapkan Terimakasih
Politik

Mumtaz Rais Marah Akibat Dit..

15 Agustus 2020 01:21
Perbandingan Gusdur Dengan Jokowi, Adhie Massardi: Gus Dur Tidak Berhitung 100 Hari Kerja, Tapi Langsung Bertindak
Politik

Perbandingan Gusdur Dengan J..

15 Agustus 2020 00:27