Di Depan Jokowi, OSO Sanjung Hendropriyono Sindir Wiranto

Rabu, 15 Mei 2019, 18:42 WIB | Laporan: Aldi Gultom

Acara buka bersama Oesman Sapta dengan pejabat tinggi/RMOL

Ketua DPD RI, Oesman Sapta alias OSO, menjadi tuan rumah acara berbuka puasa pimpinan dan anggota DPD dengan Presiden Joko Widodo.

Acara diadakan di rumah pribadinya di Karang Asem Utara, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu sore (15/5). Sebagai tuan rumah, OSO berpidato membuka acara tersebut.

Pertama-tama, ia menyapa Presiden Jokowi dan memujinya karena fisik orang nomor satu di Indonesia itu selalu sehat.

Berlanjut ke para tamu kehormatan, antara lain dua ulama besar yaitu Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj dan Imam Besar Masjid Istiqlal, Nazaruddin Umar.

Ia sebut juga mantan Kepala Badan Intelijen Negara, Hendropriyono yang sudah duduk di kursi dekat Jokowi. Kemudian Menko Maritim, Luhut Panjaitan yang datang sedikit terlambat.

Ketika menyebut nama Hendro dan Luhut, OSO mengaku bahwa dua politikus jebolan tentara itu adalah 'geng'-nya.

OSO bersama Hendropriyono, dan Luhut dikenal sebagai pentolan-pentolan pendukung Jokowi dalam Pilpres 2019.

"Mereka ini geng-geng saya ini," ucapnya.

Khusus untuk Hendro, OSO memberi pujian.

"Kalau Pak Hendro ini mesti kita kupas sedikit. Mestinya ada orang seberani Pak Hendro ini. Saya suka. Karena jelas urusan itu," kata OSO.

Belakangan ini, Hendropriyono memang jadi bahan pembicaraan banyak orang karena pernyataannya yang menyinggung WNI keturunan Arab dianggap rasis.

OSO juga sempat mengungkit soal nasib partai politik yang dipimpinnya, Partai Hanura yang dipastikan tidak lolos ke DPR RI dalam Pemilihan Legislatif yang baru berlalu. Memang OSO turut mengundang para Ketua DPD Hanura dari beberapa daerah ke acara tersebut.

Diakui OSO, kesedihan akibat kegagalan Hanura terobati karena calon presiden yang diusung sudah dipastikan menang.

"Enggak apa-apa Hanura kalah, yang penting presidennya (Jokowi) menang," tegasnya.

Lagipula, lanjut OSO, kekalahan Hanura bukanlah akibat kesalahannya sebagai ketua umum. Ia menunjuk hidung Wiranto yang menjabat Ketua Dewan Pembina Hanura.

"Kalau ditanya kenapa Hanura kalah? Ya, tanya Wiranto. Orang yang bikin kalah dia," ucapnya lepas.

Wiranto sendiri tidak hadir dalam acara buka puasa tersebut.
Editor: Diki Trianto

Kolom Komentar


loading