Elite Diminta Tunjukkan Keteladanan Politik Berdasarkan Pancasila

Dr. Iur. Liona Nanang Supriatna/Istimewa

Menanggapi situasi sosial politik menjelang hari penetapan KPU 22 Mei, elite politik seharusnya memberi contoh pendidikan politik dan komunikasi politik yang sesuai dengan etika politik Pancasila.

Dosen Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan, Dr. Iur. Liona Nanang Supriatna mengatakan, situasi yang dinilainya tidak sehat ini telah melanda seluruh lapisan masyarakat, bahkan hingga tingkat keluarga.

“Hal ini diakibatkan oleh tidak dewasanya elite politik di Indonesia dalam berdemokrasi yang berlawanan arah dengan tumbuhnya euforia kesadaran politik dalam masyarakat yang cukup tinggi,” ujarnya melalui pernyataan tertulis kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (16/5).

Liona menambahkan, bangsa Indonesia terancam dapat tamparan keras apabila ada pihak yang bertindak inkonstitusional. Padahal, selama ini bangsa Indonesia terkenal dengan nilai-nilai luhur Pancasila yang diakui dunia.

“Rakyat Indonesia telah melaksanakan ‘kedaulatan rakyat’ melalui pemilihan umum serentak yang diselenggarakan pada tanggal 17 April 2019. Apabila ada pihak-pihak yang tidak puas maka semua pihak wajib menempuh penyelesaian sengketa tersebut sesuai dengan hukum positif Indonesia,” tegasnya.

Pancasila, lanjut Liona, merupakan sumber derivasi peraturan perundang-undangan. Tak hanya itu, Pancasila juga merupakan sumber moralitas terutama dalam hubunganya dengan legitimasi kekuasaan, hukum serta sebagai kebijakan dalam pelaksanaan dan penyelenggaraan negara termasuk mengikuti tahapan-tahapan Pemilu.

Terkait peran KPU, Liona berpandangan penyelenggara Pemilu itu telah menjalankan tugas dan kewajiban berdasarkan asas legalitas, serta asas demokrasi.

Oleh karenanya, Liona mengimbau semua pihak harus menerapkan nilai-nilai dalam setiap sila yang ada di Pancasila dalam menjalankan politik.
EDITOR:

Kolom Komentar


Video

Viral Tenaga Medis Keluar Dengan APD Lengkap Sambil Teriak "Kami Capek, Kami Capek"

Jumat, 22 Mei 2020
Video

Habib Umar Assegaf dan Satpol PP Asmadi Saling Memaafkan

Sabtu, 23 Mei 2020
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Pesawat Pakistan di Pemukiman Padat Penduduk

Sabtu, 23 Mei 2020

Artikel Lainnya

DPR Soal Kepmenkes The New Normal: Negara Belum Mampu Topang 100 Persen Perekonomian
Politik

DPR Soal Kepmenkes The New N..

25 Mei 2020 17:41
MUI: Selebaran Catut DP MUI Tolak Rapid Test Alat PKI Adalah Hoax!
Politik

MUI: Selebaran Catut DP MUI ..

25 Mei 2020 17:12
Pemerintah Keluarkan Kepmenkes The New Normal, Saleh Daulay:  Jangan Terlalu Gembira Dengan Aturan!
Politik

Pemerintah Keluarkan Kepmenk..

25 Mei 2020 15:37
Copot Kapolsek Tertidur, Kapolda Jatim Diminta Belajar Dari Menhan Prabowo
Politik

Copot Kapolsek Tertidur, Kap..

25 Mei 2020 15:16
Copot Kapolsek Yang Tertidur Saat Rapat, IPW: Kapolda Jatim Lebay
Politik

Copot Kapolsek Yang Tertidur..

25 Mei 2020 14:15
Minta Diberi Kesempatan Empat Tahun Lagi, Trump: Percayalah, Ekonomi Akan Melonjak Pada 2021
Politik

Minta Diberi Kesempatan Empa..

25 Mei 2020 13:29
Tak Perlu Paksakan Pilkada, Jika Pandemik Covid-19 Belum Tuntas
Politik

Tak Perlu Paksakan Pilkada, ..

25 Mei 2020 12:40
Pemudik Diimbau Tidak Balik Ke Jakarta Dulu, Pengamat: Jika Corona Ingin Cepat Beres, Baiknya Begitu
Politik

Pemudik Diimbau Tidak Balik ..

25 Mei 2020 12:15