Masuk Daftar 29 Nama Yang Dimonitor Aparat, Ini Kata Mardani Ali Sera

Sabtu, 18 Mei 2019, 09:07 WIB | Laporan: Ruslan Tambak

Mardani Ali Sera/Net

Politisi PKS Mardani Ali Sera mengku tidak tahu kebenaran dari pesan berantai yang berisi 29 nama yang sedang dimonitor aparat.

"Kalau info seperti ini bisa benar bisa juga rumor," kata Wakil Ketua Komisi II DPR ini saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (18/5).

Menurut Mardani, dia cukup menjadi warga negara yang baik dan taat hukum saja.

"Dan tetap yakin negeri ini punya kebebasan berekspresi dan saya selalu berusaha menjadi warga negara yang berani mempertahankan hak-hak publik dan hak-hak sipil warga negara. Dan akan tetap vokal," tegasnya.

Menjelang penetapan hasil Pemilu 2019 yang dijadwalkan 22 Mei, viral pesan yang berisi instruksi agar memonitor 29 orang yang mayoritas pendukung paslon 02 Prabowo-Sandi.

Instruksi yang disebut-sebut dari Dirjen Imigrasi Cc BIN itu berisi agar 29 orang itu dimonitor jika melintas. Arahannya, aparat diminta mengecek dengan baik saat 29 orang itu melintas di sistem. Dan perintahnya, jika ada tanda lakukan sesuai SOP, tapi jika tidak cukup dimonitor saja dan diinfokan.

Berikut 29 nama yang disebut-sebut sedang dimonitor aparat tersebut:

Rockmat S. Labib (HTI), Farid Wadjdi (HTI), Habib Rizieq Shihab (FPI/PA 212), M. Amien Rais (PA 212/BPN 02), Slamet Maarif (PA 212/BPN 02), Bachtiar Nasir (PA 212), Ansufri Idris Sambo (PA 212), Haikal Hassan Baras (PA 212), Habib Muchsin bin Ahmad Al Attas (FPI), Hilmy Bakar Almascaty (FPI).

Muhammad Gatot Santono atau Muhammad Al Khaththath (GISS), Muidinillah Basri (DSKS), Eggi Sudjana (BPN 02), Djoko Santoso (BPN 02), Rizal Ramli (BPN 02), Musa Bangun (BPN 02), Fadli Zon (BPN 02/Partai Gerindra), Muhammad Ismail Yusanto (HTI/PKS), Mardani Ali Sera (PKS), Mohamad Sohibul Iman (PKS), Titi Widoretno Warisman (#2019GantiPresiden).

Selanjutnya, Said Iqbal (KSPI), Namrudin (GMJ), Tedjo Edhy Purdijatno (Punawirawan), Kivlan Zein (Punawirawan), Judi Magio Jusuf (Punawirawan), Glenny Kairupan (Punawirawan), Soenarko (Punawirawan), dan Sjafrie Sjamsoeddin (Punawirawan).

Kolom Komentar