TNI Minta Warga Tak Perlu Takut Aksi 22 Mei

Senin, 20 Mei 2019, 14:17 WIB | Laporan: Bonfilio Mahendra Wahanaputra

Pasukan TNI menggelar apel di Lapangan Silang Monas/RMOL

7.800 pasukan TNI menggelar apel di Lapangan Silang Monas, Senin (20/5). Mereka terdiri dari 78 satuan setingkat kompi yang disiagakan dalam mengamankan tempat-tempat strategis saat pemunguman hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 pada Rabu (22/5) lusa.

Adalah kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu yang merupakan lokasi atau titik pusat penyiagaan aparat. Dandim 0501/ JP BS, Letkol (Inf) Wahyu Yudhayana mengatakan, pasukan yang turun dalam pengamanan itu terdiri dari beberapa satuan.

"Terdiri satuan Kodam Jaya, Kodam Siliwangi, Kostrad, Marinir. Saya ambil apel diminta untuk pelaksankan tugas," kata Wahyu di Lapangan Silang Monas, Gambir, Jakarta Pusat.

Saat disinggung soal pengamanan 22 Mei mendatang, ia memastikan  pasukannya tak akan membawa senjata.

"Lalu, kegiatan dilakukan dalam bentuk berinteraksi dan menjamin mereka beraktivitas dengan aman dan nyaman. Jadi pengamanan bukan sesuatu yang tegang, namun pengamanan agar kegiatan masyarakat normal dan lancar sehingga warga merasa aman dan nyaman," papar Wahyu.

Berbarengan dengan aksi, ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap fokus dan beraktivitas seperti biasa.

"Yang kerja (tetap) kerja, yang sekolah (tetap) sekolah. Semua beraktivitas seperti biasa, jangan takut terjadi apa-apa karena TNI dan Polri selalu hadir untuk mengamankan," imbuhnya.

"Kalau bisa dihindari yang bersifat negatif. Mindsetnya masyarakat harus rileks. Lihat fakta di lapangan, pengamanan sudah baik dan makskmal," tandasnya.
Editor: Diki Trianto

Kolom Komentar