Letjen Purn Suharto: Ini Perlawanan Terakhir Atau Jadi Jongos Selamanya

Selasa, 21 Mei 2019, 19:57 WIB | Laporan: Idham Anhari

Suharto di mobil komando/RMOL

Letjen (Purn) Soeharto yang ikut dalam Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) mengingatkan seluruh masyarakat yang peduli dengan Indonesia dalam orasinya di depan Bawaslu, Selasa (21/5).

“Ini adalah perlawanan terakhir kita, jika ini lolos maka selamanya kita akan menjadi jongos di negeri sendiri,” kata Soeharto.

Selain itu, sebagai purnawirawan TNI, mantan Dankormar era 1998 ini berpesan kepada seluruh jajaran prajurit TNI maupun Polri bahwa mereka jangan menjadi alat kekuasaan.

“Kalian itu dari rakyat, dan harus kembali kepada rakyat,” ujarnya.

Terpantau, massa aksi Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat semakin sore semakin bertambah jumlahnya. Mereka turut membawa bendera Merah Putih, sambil ada yang membawa bunga mawar.

“Selamat datang saudaraku, ini dari Malang, selamat bergabung,” kata orator dari atas mobil komando.

Meski beberapa akses menuju dan dari Bawaslu telah dilakukan pemblokiran oleh jajaran aparat Kepolisian, tak menyurutkan mereka untuk terus berdatangan menuju titik aksi yakni persis di depan gedung Bawaslu.

Kolom Komentar