AKSI 22 MEI

Kasihan, Ibu DMR Sempat Dicurigai Teroris Bom Bunuh Diri

Foto:Net

Anggota DPR Rachel Maryam mengaku kasihan dengan seorang ibu berinisial DMR yang sempat dicurigai sebagai teroris dengan membawa bom bunuh diri.

Polri melalui Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Muhammad Iqbal memastikan perempuan yang mengenakan cadar dan berpakaian serba hitam yang diamankan saat kerusuhan 22 Mei di depan gedung Bawaslu, Jalan MH. Thamrin, Rabu malam (22/5), tidak membawa bom.

Awalnya, polisi sempat curiga karena perempuan itu membawa tas ransel dan di tubuhnya bergelantungan kabel. Dan setelah diperiksa, benda seperti kabel yang terdapat pada tubuh perempuan itu ternyata selongsong gas air mata yang menyangkut di tasnya.

Rachel Maryam mempertanyakan, apakah karena ibu DMR mengenakan cadar sehingga menjadi alasan personel polisi melakukan interogasi.

Dia kasihan karena ibu itu ditembaki gas air mata, ditangkap, diinterogasi karena dicurigai sebagai teroris.

"Kasihan ibu ini. Ditembaki gas air mata, ditangkap, diinterogasi, dicurigai teroris yang mau bom bunuh diri. Ada yang bisa jawab kenapa? Apa karena pakaiannya kah? Cadarnya kah?" ujar politisi Gerindra ini di akun Twitter @cumarachel, Jumat (24/5).

Kolom Komentar


Video

Nadiem Minta Maaf, Berharap Muhammadiyah, NU, dan PGRI Bergabung Program POP

Selasa, 28 Juli 2020
Video

Jokowi: Saya Tidak Tahu Sebabnya Apa, Minggu-minggu Terakhir Ini Masyarakat Khawatir Covid-19

Senin, 03 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Antisipasi Jurang Resesi, PKB Desak Jokowi Segera Normalisasi Anggaran Kementan Dan KKP
Politik

Antisipasi Jurang Resesi, PK..

07 Agustus 2020 05:57
Antisipasi Kehilangan Kepercayaan Rakyat, Jokowi Disarankan Segera Tepati Janji Politiknya
Politik

Antisipasi Kehilangan Keperc..

07 Agustus 2020 05:33
Yahya Cholil Staquf Sebut NU Ikut POP Kemendikbud, LP Ma'arif: Kami Tidak Tahu Menahu
Politik

Yahya Cholil Staquf Sebut NU..

07 Agustus 2020 02:18
Bertemu Internal Dengan Fraksi Demokrat, AHY Bahas Situasi Nasional Terkini
Politik

Bertemu Internal Dengan Frak..

07 Agustus 2020 01:09
Jokowi Terbitkan Inpres Pelanggar Protokol Kesehatan, DPR: Sanksi Harus Mendidik Dan Ada Efek Jera
Politik

Jokowi Terbitkan Inpres Pela..

07 Agustus 2020 00:22
KH Yahya Cholil Staquf Sebut NU Tetap Ikut POP Kemendikbud
Politik

KH Yahya Cholil Staquf Sebut..

06 Agustus 2020 23:54
Indef: Minus 5,32 Persen Saat Pandemik Corona Mengkonfirmasi Struktur Ekonomi Era Rezim Jokowi Rapuh
Politik

Indef: Minus 5,32 Persen Saa..

06 Agustus 2020 23:14
Ekonom Prediksi Perekonomian Nasional Akan Membaik Di Kuartal III
Politik

Ekonom Prediksi Perekonomian..

06 Agustus 2020 22:34