Bawaslu Sebut Maruf Amin Tak Perlu Mundur Jika Berstatus Pegawai Anak Perusahaan BUMN

Anggota Bawaslu, Rahmat Bagja/Net

Polemik jabatan Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH Maruf Amin di dua perbankan turut dikomentari oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.

Berbeda dengan beberapa pandangan, Bawaslu justru menyebut bahwa KH Maruf tak perlu mundur dari statusnya sebagai calon wakil presiden.

Hal itu dikatakan Anggota Bawaslu, Rahmat Bagja lantaran status perbankan Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah yang diklaim sebagai anak perusahaan BUMN tak menyalahi Undang-Undang.

"Iya, kan anak perusahaan, dia boleh. Coba lihat di UU," tutur Rahmat Bagja, Selasa (11/6).

Dari pengakuan KH Maruf Amin, jabatan yang diembannya adalah sebgaia Dewan Pengawas Syariah (DPS).

Kendati demikian, ia memahami bahwa pegawai yang tercatat sebagai anak perusahaan BUMN masih memiliki banyak tafsir jika ditinjau dari UU BUMN atau UU Keuangan Negara.

Atas dasar itu, ia pun meminta kepada semua pihak untuk mencermati aturan yang ada, termasuk putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

"Coba lihat di putusan MK apakah anak perusahaan termasuk BUMN? Atau di UU masuk BUMN? Kan banyak pendapat tentang keuangan negara. Kan kekayaan negara yang dipisahkan itu," imbaunya.

Ke depan, ia mengaku bahwa pihaknya siap untuk memberikan pandangan jika memang dibutuhkan dalam persidangan sengketa Pilpres di MK yang diajukan oleh tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) yang saat ini sedang bergulir.

"Kita kan lagi memperispkan di MK. Nanti kami jelaskan di MK kalau itu (diperlukan)," tandasnya.

Di sisi lain, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf bersikukuh jika hal tersebut tak menyalahi aturan. Wakil Ketua TKN, Arsul Sani bahkan meminta kepada BPN untuk cermat memahami UU 19/2003 tentang BUMN.

"Yang didalilkan sebagai tambahan materi baru oleh tim hukum paslon 02 itu mengada-ada dan tidak didasarkan pada pemahaman yang benar atas isi aturan UU terkait," tegas Arsul.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Viral Tenaga Medis Keluar Dengan APD Lengkap Sambil Teriak "Kami Capek, Kami Capek"

Jumat, 22 Mei 2020
Video

Habib Umar Assegaf dan Satpol PP Asmadi Saling Memaafkan

Sabtu, 23 Mei 2020
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Pesawat Pakistan di Pemukiman Padat Penduduk

Sabtu, 23 Mei 2020

Artikel Lainnya

Belum Optimal, Sandiaga Uno: Potensi Zakat Di Indonesia Mencapai Rp 270 Triliun
Politik

Belum Optimal, Sandiaga Uno:..

27 Mei 2020 18:41
New Normal Di Tengah Kurva Covid-19 Yang Masih Tinggi Hanya Akan Memantik Perdebatan
Politik

New Normal Di Tengah Kurva C..

27 Mei 2020 18:22
Tuntaskan Kasus Dana Hibah KONI Tahun 2017, MAKI: Jika Diperlukan, Adi Toegarisman Bisa Diperiksa KPK
Politik

Tuntaskan Kasus Dana Hibah K..

27 Mei 2020 17:37
APPBI Pastikan Tidak Akan Ada Penumpukan Massa Meski Mal Dibuka
Politik

APPBI Pastikan Tidak Akan Ad..

27 Mei 2020 17:32
Mas Menteri Nadiem Harus Baca Pelan-pelan Apa Yang Disampaikan Presiden Duterte
Politik

Mas Menteri Nadiem Harus Bac..

27 Mei 2020 17:11
Banyak Menteri Miskin Prestasi, Isu Reshuffle Bikin Pembantu Jokowi Susah Tidur
Politik

Banyak Menteri Miskin Presta..

27 Mei 2020 16:57
Halal Bihalal IPDN, PKS: Bagaimana Bisa Lolos Itu Barang?
Politik

Halal Bihalal IPDN, PKS: Bag..

27 Mei 2020 16:44
Golkar: 'Orangtua' Lagi Kerja, PSI Harusnya Membantu Bukan Memolitisir
Politik

Golkar: 'Orangtua' Lagi Kerj..

27 Mei 2020 16:27