Jadi Target Pembunuhan, Yunarto Wijaya: Sudah Tak Ada Dendam Dari Saya Dan Keluarga

Rabu, 12 Juni 2019, 06:56 WIB | Laporan: Diki Trianto

Direktur Eksekutif Charta Politika/Net

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akhirnya mengungkap satu sosok pimpinan lembaga survei swasta yang menjadi target pembunuhan oleh tersangka kerusuhan 21-22 Mei.

Disampaikan oleh Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary, target yang dimaksud adalah Yunarto Wijaya.

Yunarto menjadi satu dari lima tokoh yang diancam bakal dihabisi dalam aksi 21-22 mei olrh para tersangka. Tokoh lainnya adalah Wiranto, Budi Gunawan, Luhut Binsar Panjaita, dan Gories Mere.

Mendengar keterangan kepolisian, Direktur Eksekutif Charta Politika ini memberikan pernyataan melalui akun Twitternya, Selasa (11/6).

"Sama seperti yang pernah saya tulis, sudah tak ada dendam lagi dari saya dan keluarga baik buat yang jadi perencana ataupun eksekutor," katanya.

Menurutnya, rencana pembunuhan yang diungkap Polri ini justru menjadi pelajaran tersendiri baginya untuk memaafkan.

"Dari situasi-situasi seperti ini saya belajar tentang apa itu kasih, termasuk ketika bisa maafkan yang memusuhi kita. Ayo terus mencintai Indonesia," tandasnya.

Dalam pengakuan salah satu tersangka berinisial IR, rencana eksekusi tersebut sempat dibicarakan para pelaku bersama dengan Kivlan Zen di area Masjid Pondok Indah. IR ditunjukan oleh Kivlan foto dan alamat Yunarto.

"Pak Kivlan keluarkan HP dan menunjukkan alamat serta foto Pak Yunarto. Pak Kivlan berkata pada saya, 'Coba kamu cek alamat ini, nanti kamu foto dan videokan'," tutur IR.
Editor: Diki Trianto

Kolom Komentar


Video

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

Kamis, 08 Agustus 2019
Video

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Jumat, 09 Agustus 2019
Video

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Rabu, 14 Agustus 2019