Presiden Jokowi Sebut Pemilu 2019 Perlu Dievaluasi

Kamis, 13 Juni 2019, 04:51 WIB | Laporan: Diki Trianto

Joko Widodo bersama Calon Wakil Presiden Maruf Amin/Net

Gelaran Pemilihan Umum Serentak 2019 telah selesai dilakukan oleh warga Indonesia pada 17 April lalu. Saat ini, masyarakat tinggal menunggu pengumuman resmi hasil Pemilu, baik Pileg maupun Pilpres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara.

Namun demikian, Presiden Joko Widodo menyebut bahwa Pemilu 2019 perlu dilakukan langkah evaluasi yang bisa dilakukan oleh pemerintah dan legislatif, dalam hal ini DPR RI.

"Jadi policy di KPU. Akan tetapi, pemerintah dan DPR harus mengevaluasi itu semua untuk perbaikan," tutur Jokowi dilansir Antara, Rabu (12/6).

Ada beberapa hal yang dinilai Jokowi perlu dievaluasi, yakni lama masa kampanye, waktu pelaksanaan antara pemilu anggota legislatif dengan pemilu presiden, dan kondisi kesehatan anggota KPPS.

Dalam aturannya, Pemilu diatur melalui Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Jokowi pun mengatakan bahwa bangsa Indonesia harus terus memperbaiki proses pesta demokrasi.

"Kita harus perbaiki terus, perbaiki terus, dengan pengalaman kemarin," tutupnya.
Editor: Diki Trianto

Kolom Komentar