PKS: Bola Ada Di MK Dan Hakim Harus Takut Kepada Allah

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid/Net

Sidang perdana gugatan hasil Pemilihan Presiden yang diajukan tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) ke Mahkamah Konstitusi (MK) tinggal menghitung jam. Beberapa tokoh, seperti Calon Presiden, Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden, Sandiaga Uno juga sudah menyerukan agar tak ada pergerakan massa di area MK.

Imbauan tersebut juga disepakati oleh Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid. Bagi HNW, sapaan Hidayat, imbauan kedua tokoh tersebut bermakna kepercayaan masyarakat kepada MK untuk berlaku adil.

"Prinsipnya agar pendukung 02 dalam tanda kutip tidak demo ke MK. Jadi tentu maksudnya agar kita memberikan ruang seluasnya bagi MK melaksanakan kewenangannya," kata HNW di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (13/6).

Menurutnya, MK adalah satu-satunya lembaga negara yang para anggotanya dipersyaratkan sebagai negarawan dan tak berpihak kepada siapapun.

Oleh karenanya, kasus sengketa Pilpres yang dipermasalahkan kubu 02 diharapkan bisa diselesaikan dengan seadil-adilnya.

"Karenanya, bola ada di tangan MK, sudah menjadi keharusan MK untuk betul-betul membuktikan bahwa MK itu negarawan, betul-betul bisa menegakkan hukum yang adil, yang benar mengoreksi kecurangan, mengoreksi ketidakadilan," tegasnya.

Tak hanya itu, melalui keputusan MK-lah kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi pemilu dipertaruhkan.

"Jadi kepercayaan dari Pak Prabowo hendaknya dimaksimalkan oleh MK untuk membuktikan bahwa mereka adalah betul-betul bisa diharapkan untuk menegakkan hukum, taat pada konstitusi, dan takut kepada Allah," tandas Wakil Ketua MPR RI ini.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Taufiqurrahman: Demokrat Diacak-acak Karena Sering Bertolak Belakang Dengan Kebijakan Pemerintah
Politik

Taufiqurrahman: Demokrat Dia..

07 Maret 2021 17:19
Sekjen Gerindra: Bangsa Indonesia Berhutang Kepada Ulama Dan Kiai NU
Politik

Sekjen Gerindra: Bangsa Indo..

07 Maret 2021 16:41
Partai Demokrat Bentuk Aliansi Rakyat Penyelamat Demokrasi
Politik

Partai Demokrat Bentuk Alian..

07 Maret 2021 16:27
Supaya Tidak Dikenang Restui Sabotase Demokrat, Jokowi Segera Copot Moeldoko
Politik

Supaya Tidak Dikenang Restui..

07 Maret 2021 15:06
Mubes Ika Akuntansi Trisakti, Boy Nasution Terpilih Sebagai Ketua Umum
Politik

Mubes Ika Akuntansi Trisakti..

07 Maret 2021 14:52
Gelar Mubes IV Di Cirebon, Kosgoro 1957 Agendakan Pemilihan Ketua Umum Dan Susun Program Kerja
Politik

Gelar Mubes IV Di Cirebon, K..

07 Maret 2021 14:23
Andi Arief: Jika Tak Ingin Dijerat Pidana, KLB Abal-abal Jangan Libatkan Notaris
Politik

Andi Arief: Jika Tak Ingin D..

07 Maret 2021 14:12
Sandiaga Uno Gandeng Uni Emirat Arab Kembangkan Potensi Ekonomi Kreatif
Politik

Sandiaga Uno Gandeng Uni Emi..

07 Maret 2021 13:56