Sandiaga: Bukan Menang Kalah, Gugatan MK Adalah Perjuangan Sendi-Sendi Bernegara

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno/Net

Pengajuan gugatan sengketa Pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK) dimaknai Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno bukan sekadar menang kalah. Baginya, gugatan di MK adalah bagian dari proses bernegara.

"Bagi kami Prabowo-Sandiaga ini ikhtiar, bukan soal menang kalah, bukan soal Prabowo dan Sandi, tapi kita sedang memperjuangkan sendi-sendi bernegara," kata Sandi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (14/6).

Dalam proses persidangan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di MK, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini berharap semua pihak, baik penyelenggara pemilu, kubu JOkowi-Maruf, maupun MK tetap berpegang pada kejujuran.

"Kita jaga azas jujur dan adil dalam pemilu ini karena itu adalah amanat konstitusi, amanat para pendiri bangsa, dan amanat dari Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT," tegasnya.

Di sisi lain, berkaitan dengan berlangsungnya sidang perdana di MK, ia mengapresiasi para pendukungnya yang tak menggelar aksi besar di area MK yang sebelumnya sempat dikhawatirkan beberapa pihak.

"Kami ingin sampaikan apresiasi setulus-tulusnya dedikasi dan para pendukung menjadi sumber kekuatan bagi kami, Prabowo dan Sandi terus perjuangkan hak-hak rakyat," demikian Sandi.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Qodari: Pencabutan Lampiran Miras Bukti Presiden Jokowi Demokratis
Politik

Qodari: Pencabutan Lampiran ..

03 Maret 2021 00:49
Ali Fikri: KPK Bukan BUMN Yang Memberi Pemasukan Kas Negara
Politik

Ali Fikri: KPK Bukan BUMN Ya..

03 Maret 2021 00:33
Ingatkan Jokowi, Said Aqil: Kebijakan Investasi Harus Berlandas Kemaslahatan Bersama
Politik

Ingatkan Jokowi, Said Aqil: ..

02 Maret 2021 23:52
Jokowi Cabut Perpres Investasi Miras, Prof Abdul Mu'ti: Pemerintah Harus Lebih Sensitif Masalah Akhlak
Politik

Jokowi Cabut Perpres Investa..

02 Maret 2021 22:57
Yusril Ihza Mahendra: Jokowi Harus Terbitkan Perpres Baru Pengganti 10/2021
Politik

Yusril Ihza Mahendra: Jokowi..

02 Maret 2021 21:48
Yakin Tanpa Ada Perpecahan, ARB Dukung Mubes Kosgoro 1957 Di Cirebon
Politik

Yakin Tanpa Ada Perpecahan, ..

02 Maret 2021 21:43
Ketika Teka-teki Status SBY Sebagai Pendiri Demokrat Diungkap Di Obrolan Kantin Biru
Politik

Ketika Teka-teki Status SBY ..

02 Maret 2021 21:24
Apresiasi Jokowi Cabut Lampiran Perpres Miras, Hergun: Ingat, UU Ciptaker Mengusung Semangat Ketuhanan
Politik

Apresiasi Jokowi Cabut Lampi..

02 Maret 2021 21:01