Mahfud MD: Permohonan Diterima Belum Tentu Dikabulkan

Minggu, 16 Juni 2019, 01:32 WIB
Laporan: Widian Vebriyanto

Mahfud MD/Net

Dua istilah di pengadilan harus dipahami dengan baik agar masyarakat tidak salah dalam menyerap apa yang terjadi dalam persidangan.

Begitu kira-kira maksud mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengamati perkembangan jalannya sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di MK.

Menurutnya, istilah “diterima” dan “dikabulkan” oleh pengadilan harus bisa dibedakan dengan baik. Dalam hal ini, Majelis Hakim MK sebatas baru bisamenerima permohonan gugatan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Jelasnya, permohonan (gugatan) Paslon 02 di MK nanti dapat diterima, tetapi belum tentu dikabulkan. Permohonan dapat saja diterima tapi substansinya bisa ditolak, tergantung pembuktian di sidang,” terangnya dalam akun Twitter pribadi, Sabtu (15/6).

Mahfud menguraikan bahwa permohonan diterima berarti gugatan yang diajukan memenuhi syarat untuk diperiksa oleh MK. Sementara dikabulkan, sambungnya mengacu pada pokok perkara.

“Jadi meski dapat diterima perkaranya tetapi bisa saja ditolak isi permohonannya. Jadi jangan dikacaukan,” pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Ahok Mau Jadi Petinggi BUMN, Ini Gaya Marah-marahnya

Rabu, 13 November 2019
Video

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Jumat, 15 November 2019
Video

Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

Minggu, 17 November 2019