Hindari Konflik Kepentingan, Kapolri Tidak Ikut Seleksi Capim KPK

Selasa, 18 Juni 2019, 14:56 WIB
Laporan: Idham Anhari

Kapolri Tito Karnavian/Net

Sebanyak sembilan Perwira Tinggi (Pati) Polri telah resmi mendaftarkan diri ke Asisten Sumber Daya Manusia (ASDM) Polri untuk mengikuti seleksi internal calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Nantinya, sembilan orang Pati tersebut akan digodok dalam forum Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) untuk kemudian hasilnya diserahkan secara resmi kepada Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK.

Wanjakti tidak akan melibatkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Alasannya, untuk menghindari adanya konflik kepentingan di dalam seleksi tesebut.

“Dari Wanjakti itu (tidak melibatkan Kapolri). Kan dilihat rekam jejak yang bersangkutan. Kira-kira yang memenuhi persyaratan sesuai Pansel Capim KPK mana,” jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (18/6).

Ada sejumlah tahapan yang akan dilakukan Wanjakti kepada sembilan Pati tersebut. Di antaranya melakukan pengecekan mengenai persyaratan administrasi, kompetensi, dan persyaratan di bidang pengalaman penugasan.

Adapun yang menjadi syarat utama adalah calon minimal telah sepuluh tahun bertugas di bidang penegakan hukum, khususnya pidana korupsi. Sementara syarat minimal pangkat adalah Inspektur Jenderal alias bintang dua.

“Wanjakti memutuskan misalnya kalau sekarang sembilan, besok bisa nambah lagi, betul-betul yang memenuhi persyaratan sesuai yang disampaikan pansel secara terbuka,” pungkas Dedi.

Kolom Komentar


Video

Ahok Mau Jadi Petinggi BUMN, Ini Gaya Marah-marahnya

Rabu, 13 November 2019
Video

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Jumat, 15 November 2019
Video

Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

Minggu, 17 November 2019