Sempat Dipertanyakan, BPN Pastikan Hairul Anas Hadir Di Pelatihan Saksi Jokowi-Maruf

Saksi dari kubu 02, Hairul Anas saat bersaksi di sidang MK/Repro

Kesaksian Hairul Anas di sidang Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyebut ada materi pelatihan saksi kubu Jokowi-Maruf 'kecurangan adalah bagian dari demokrasi' diragukan kubu 01 lantaran keponakan Mahfud MD tersebut dianggap tak mengikuti pelatihan yang digelar Febuari lalu.

Namun demikian, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi memastikan bahwa calon legislatif Partai Bulan Bintang (PBB) itu ada di tengah-tengah saksi 01 saat pelatihan traning of trainer (ToT).

"Tertulis, itu terkonfirmasi sebenarnya bawah Hairul Anas menyatakan bahwa dia hadir pada saat di hotel tersebut," kata Jurubicara Bidang Hukum BPN Prabowo-Sandi, Hendarsam Marantoko di Cikini, Jakarta, Sabtu (22/6).

Dalam persidangan MK, saksi kubu 01, Anas Nasikin sempat membantah kehadiran Hairul. Akan tetapi Hendarsam menyebut bahwa Anas hanya salah sebut saat ToT. Sehingga Hairul dianggap tak hadir ketika ToT pada saat sidang sengketa Pemilu.

"Saksi Anas Nasikin menyatakan dia hadir pada saat itu tertulis atas nama Hanas, cuma dia salah sebut Hanas itu H Anas, Hairul Anas. Seperti saya, Hendarsam Marantoko saya H Marantoko. Itu kan terkonfirmasi," lanjutnya.

Keyakinan tersebut ia percaya saat kesaksian keduanya dinilai memiliki keterkaitan.

"Kedua keterangan Hairul Anas dan Anas Nasikin ini masing-masing mempunyai keterkaitan satu dengan lain dan saling mendukung hal tersebut," paparnya.

Terkait perdebatan yang terjadi, ia menegaskan bahwa saksinya tersebut memang benar mengikuti pelatihan ToT yang digelar di Hotel El Royal Jakarta.

"Jadi benar-benar ada, dijamin, dipastikan secara hukum bahwa Hairul Anas hadir pada saat itu, dikonfirmasi langsung dan diamini oleh saksi," tutupnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

FRONT PAGE | CATATAN KAMI, Dr Ahmad Yani

Jumat, 07 Agustus 2020
Video

RMOL World View | Di Balik Ledakan Lebanon Bersama Duta Besar RI untuk Lebanon, Hajriyanto Y Thohari

Jumat, 07 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Direktur KPN: Poster Anies-AHY Hanya Pansos, Karena Popularitas Itu Penting
Politik

Direktur KPN: Poster Anies-A..

11 Agustus 2020 12:50
Istana Larang Pajang Foto Jokowi, Iwan Sumule: Ini Klenik Atau 17 Agustus Terakhir Jadi Presiden?
Politik

Istana Larang Pajang Foto Jo..

11 Agustus 2020 12:47
Prabowo Disebut Bakal Gantikan Maruf Amin, PPP: Isu Murahan!
Politik

Prabowo Disebut Bakal Gantik..

11 Agustus 2020 12:27
Prabowo Diisukan Bakal Geser KH Ma’ruf Amin, Gerindra: Isu Mau Pecah NU Dan Jokowi
Politik

Prabowo Diisukan Bakal Geser..

11 Agustus 2020 12:25
Pernah Ditolak Jokowi, Natalius Pigai Ragu Fadli Zon Mau Menerima Penghargaan Bintang Jasa
Politik

Pernah Ditolak Jokowi, Natal..

11 Agustus 2020 11:59
Menggeser Maruf Amin Tidak Semudah Mencopot Menteri
Politik

Menggeser Maruf Amin Tidak S..

11 Agustus 2020 11:56
Bakal Deklarasikan Dukungan Kepada Akhyar Nasution, Forum Eksponen 98 PDIP Ajak Kader Tetap Gembira
Politik

Bakal Deklarasikan Dukungan ..

11 Agustus 2020 11:45
Jubir Jokowi: Pegawai KPK Jadi ASN Bukan Melemahkan, Tapi Memperkuat Institusi
Politik

Jubir Jokowi: Pegawai KPK Ja..

11 Agustus 2020 11:22