74 Tahun Merdeka, Permasalahan DPT Tak Pernah Berhenti

Senin, 24 Juni 2019, 12:14 WIB
Laporan: Ahmad Kiflan Wakik

Dahnil Anzar Simanjuntak dan Bambang Widjojanto/RMOL

Persoalan daftar pemilih tetap (DPT) yang terus terjadi dalam Pemilu di Indonesia seperti kebodohan berulang bagi negara yang telah merdeka 74 tahun.

Begitu dikatakan Ketua Tim Kuasa Hukum BPN Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto dalam diskusi di Media Center Prabowo-Sandi, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (24/6).

"Kita melakukan kebodohan berulang-ulang yang tidak pernah berhenti, sudah 74 tahun urusan DPT selalu bermasalah," ujar Bambang.

Bambang menyebutkan, setidaknya ada empat klasifikasi yang terus muncul dalam polemik DPT pada setiap perhelatan Pemilu.

"Pertama nomor induk keluarga (NIK) rekayasa, kecamatan siluman, pemilih ganda dan pemilih dibawah umur," jelasnya.

Bukan sekedar suara untuk Pemilu, menurut mantan Komisioner KPK ini, persoalan DPT juga berkaitan dengan validitas data kependudukan.

"Jadi saya harus katakan, kita sudah 74 tahun merdeka kok masih seperti bodoh sekali dengan masalah DPT ini, termasuk saya juga akhirnya," ucap Bambang.
EDITOR:

Kolom Komentar


Video

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

Kamis, 08 Agustus 2019
Video

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Jumat, 09 Agustus 2019
Video

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Rabu, 14 Agustus 2019