Penangguhan Penahanan Soenarko Adalah Langkah Bijak Panglima TNI

Selasa, 25 Juni 2019, 10:18 WIB | Laporan: Diki Trianto

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto/Net

Penangguhan penahanan mantan Danjen Kopassus, Mayjen TNI (Purn) Soenarko adalah langkah tepat yang dilakukan oleh Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto. Menurut Pengamat Politik Igor Dirgantara, hal itu tak lain karena Soenarko mempunyai jasa yang besar bagi bangsa dan negara.

"Bagaimanapun juga, purnawirawan TNI adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam sejarah tegaknya NKRI. Mereka juga kerap menjadi panutan bagi para juniornya di TNI," kata Igor kepada Kantor Berita RMOL, Selasa (25/6).

Berdasarkan rekam jejak, Soenarko memiliki andil besar saat masih aktif sebagai prajurit TNI di Papua, Aceh, dan Timor Timur. Penangguhan ini juga dinilai Igor tepat lantaran sikap Soenarko yang kooperatif dalam proses pemeriksaan polisi, serta tidak ada niatan menghilangkan barang bukti atau melarikan diri.

"Penangguhan penahanan Soenarko adalah langkah yang bijak," sambungnya.

Tak hanya itu, Direktur Survei dan Poliing Indonesia (SPIN) ini melihat ada sisi lain di balik penangguhan. Dikatakannya, langkah Panglima TNI bisa menjadi aspek yang bisa mendinginkan 'tensi politik' pasca kerusuhan 22 Mei yang lalu.

Aparat TNI, jelasnya, selalu punya nilai positif di mata masyarakat. Di samping itu, 'esprit de corps' TNI adalah yang paling kuat dan solid di Indonesia dibandingkan institusi lainnya yang ada.

"Oleh karena itu, penangguhan penahanan Soenarko meminimalisir kecemburuan berbahaya bagi prajurit TNI di tingkat bawah yang merasa bahwa elite purnawirawan TNI diperlakukan kurang adil," tandasnya.
Editor: Diki Trianto

Kolom Komentar


Video

Garuda Perlu Tinjau Ulang Aturan Mengambil Foto dan Video

Rabu, 17 Juli 2019
Video

Mulai Panas, Nasdem Sindir PKB

Kamis, 18 Juli 2019
Video

Anies Makin Berprestasi Makin Dicaci?

Senin, 22 Juli 2019