Luhut: Semua Pemimpin G20 Senang Dengan Jokowi, Terlebih Presiden Erdogan

Luhut Binsar Panjaitan/RMOL

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menilai, pertemuan tahunan tingkat tinggi 19 negara plus Uni Eropa (UE) atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Jepang beberapa waktu lalu, telah membawa dampak positif bagi Indonesia.

“G20 sangat sukses, Presiden Joko Widodo sangat disenangi oleh para pemimpin yang hadir, itu bisa dilihat dari foto-foto dan video yang beredar. Hal itu pun terefleksi dalam pertemuan bilateral yang juga berdampak positif dan berlangsung sangat hangat dan bersahabat,” ungkapnya dalam acara Coffee Morning di kantornya, Senin (1/7).

Sebut Luhut, dalam pertemuan tersebut telah terancang permintaan dari 17 negara untuk Indonesia, namun akhirnya tertunda pembahasannya lantaran adanya agenda penting dalam negeri.

“Sebelumnya dirancang ada permintaan 17 negara, tetapi karena ada urusan dalam negeri yang juga penting maka pertemuan bilateral itu dipotong,” tutur Luhut.

Ia menceritakan, pertemuan bilateral Jokowi dengan beberapa pemimpin negara sangatlah intens salah satunya adalah dengan Presiden Turki Recep Erdogan.

“Diantaranya, pertemuan dengan Presiden Erdogan berlangsung sangat bersahabat, semisal apabila ada masalah Timur Tengah, Presiden Erdogan itu yang selalu telepon Presiden Jokowi, Turki banyak industri pertahanan dengan standar NATO, PT PAL dan PT DI akan kerjasama dengan skema transfer teknologi dengan Turki,” lanjutnya.

Selain itu juga komunikasi dengan Presiden China Xi Jinping yang membuahkan berbagai kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak.

“Pertemuan dengan Presiden Xi Jinping juga berjalan sangat baik, Presiden Jokowi meminta spesial fund, namun tetap dengan konteks Business to Business (B2B), intinya kita tidak akan memberatkan anggaran dan menambah beban pemerintah,” tandasnya.
EDITOR: AZAIRUS ADLU

Kolom Komentar


Video

Pesan Anies Baswedan Untuk ASN: Tetap Tangguh Meski TKD Berkurang

Jumat, 29 Mei 2020
Video

Ini kronologi Dua Mobil PCR untuk Surabaya Diserobot Pemprov Jatim

Jumat, 29 Mei 2020

Artikel Lainnya

Perppu Tak Mengatasi Hambatan Pilkada Di Tengah Pandemik
Politik

Perppu Tak Mengatasi Hambata..

31 Mei 2020 18:21
Ganjar Pranowo: Jangan Buru-buru Bicara Normal Baru, Belajarlah Dari Korea Selatan
Politik

Ganjar Pranowo: Jangan Buru-..

31 Mei 2020 17:43
Harusnya Pemerintah Benahi Kebijakan Untuk Sejahterakan Rakyat, Bukan Sibuk Tangkap Pengkritik
Politik

Harusnya Pemerintah Benahi K..

31 Mei 2020 15:26
Demokrat Khawatir Dua Partai Agama Hilang Jika PT Dipatok 7 Persen
Politik

Demokrat Khawatir Dua Partai..

31 Mei 2020 15:14
Stop Provokasi Dan Sebar Hoax Kasus Luhut Vs Said Didu
Politik

Stop Provokasi Dan Sebar Hoa..

31 Mei 2020 14:52
Refly Harun: Kritik Itu Tergantung Yang Menerima, Kalau Baperan Ya Langsung Dianggap Hinaan
Politik

Refly Harun: Kritik Itu Terg..

31 Mei 2020 14:48
Pengamat: Kemarahan Risma Menunjukkan Ketidakcakapan Kepala Daerah Tangani Krisis
Politik

Pengamat: Kemarahan Risma Me..

31 Mei 2020 14:23
Pekerja Migran Indonesia Terdampak Covid-19 Didorong Daftar Kartu Prakerja
Politik

Pekerja Migran Indonesia Ter..

31 Mei 2020 14:20